Artikel Ilmiah : C0B023060 a.n. ALFAN ABYAN FAKHRI

Kembali Update Delete

NIMC0B023060
NamamhsALFAN ABYAN FAKHRI
Judul ArtikelProsedur Penanganan dan Penentuan Kelayakan Bantuan Uang Bagi Orang Terlantar di Dinas Sosial Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Orang terlantar merupakan bagian dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang memerlukan
penanganan cepat, tepat, dan terukur dari pemerintah. Dinas Sosial Kabupaten Banyumas, melalui Bidang
Pemberdayaan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial (PJRS), memiliki peran strategis dalam memberikan bantuan
uang bagi orang terlantar sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulangan ke daerah asal. Artikel ini
bertujuan untuk mendeskripsikan prosedur penanganan dan penentuan kelayakan bantuan uang bagi orang
terlantar di Dinas Sosial Kabupaten Banyumas. Metode penulisan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif
berbasis pengalaman magang, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Hasil pembahasan menunjukkan
bahwa prosedur penanganan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penemuan atau pelaporan, asesmen awal,
verifikasi data dan identitas melalui aplikasi SIKS-DJ V2, serta pemberian bantuan atau fasilitas. Prosedur tersebut
telah berjalan sesuai dengan standar operasional yang berlaku dan mendukung akuntabilitas serta ketepatan
sasaran bantuan, meskipun masih ditemukan kendala dalam kompetensi sumber daya manusia dan keterbatasan
data identitas penerima.
Abtrak (Bhs. Inggris)Displanced people are part of the Popolation with Social Welfare Problems (PMKS) whp require prompt,
appropriate , and measurable intervention from the government. The social Affairs Office of Banyumas Regency.
Through the Division of Empowerment, Social Security, and Social Rehabilitation (PJRS), plays astrategic role
in providing cash assistance to displanced people as an effort to fulfill basic needs and facilitate reparation to
their religion of origin. This article aims to describe the procedures for handling and determining egibility for
cash assistance for abandoned people at this Social Affairs Office of Banyumas Regency. The writing method
employs a qualitative descriptive approach based on intership experience, field observations, and documentation
studies. The result indicate that the handling procedure is carried out through several stages, including discovery
or reporting, initial assessment, date and identity verification through the SIKS-DJ V2 application, and the
provision of assistance or facilities. These procedures have been implemented in accordance with applicable
standard operating procedures and support accountability as well a accurate targeting of assistance, although
challenges remain in terms of human resource competencies and limitations in the availability of recipient identity
data.
Kata kunciOrang Terlantar, Bantuan Sosial, Prosedur Penanganan, Dinas Sosial, SIKS-DJ V2
Pembimbing 1Chandra Soeparno, S.E., M.Si
Pembimbing 2-
Pembimbing 3-
Tahun
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2026-04-30 15:05:51.688149
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.