| NIM | F1B022020 |
| Namamhs | RIZKY HIDAYAT |
| Judul Artikel | PERAN DPD RI DALAM PENGUATAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM (SDA) PERAIRAN : STUDI KASUS BANJIR SUNGAI CIBEREUM KABUPATEN CILACAP |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pengelolaan sumber daya alam perairan di DAS Cibereum Kabupaten Cilacap menghadapi permasalahan banjir akibat kerusakan hulu, alih fungsi lahan, sedimentasi, dan lemahnya pengendalian tata ruang. Kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya tata kelola perairan serta pentingnya fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam penguatan kebijakan pengelolaan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran DPD RI dalam penanganan banjir Sungai Cibereum. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan fungsi pengawasan DPD RI belum optimal karena masih bersifat insidental, kurang terstruktur, dan belum didukung tindak lanjut yang memadai, sehingga efektivitas pengawasan kelembagaan belum maksimal. Penguatan koordinasi, keberlanjutan pengawasan, dan respons kebijakan diperlukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terdampak banjir. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The management of water natural resources in the Cibereum Watershed (DAS Cibereum), Cilacap Regency, faces flood problems caused by upstream degradation, land-use conversion, sedimentation, and weak spatial planning control. These conditions indicate that water resource governance has not been optimally implemented and highlight the importance of the supervisory function of the Regional Representative Council of the Republic of Indonesia (DPD RI) in strengthening natural resource management policies. This study aims to analyze the role of DPD RI in handling the Cibereum River flood problem. The research employed a descriptive qualitative approach using purposive sampling techniques through interviews, observations, and documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model and source triangulation. The results show that the supervisory function of DPD RI has not been fully optimal because it remains incidental, less structured, and lacks adequate follow-up mechanisms, resulting in limited institutional oversight effectiveness. Strengthening coordination, continuity of supervision, and policy responsiveness is necessary to address the needs of communities affected by flooding |
| Kata kunci | Banjir, DPD RI, Sumber Daya Alam Perairan |
| Pembimbing 1 | Prof.Dr. Wahyuningrat, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Hikmah Nuraini, MPA |
| Pembimbing 3 | Rizky Amalia Putri, S.H., M.A.P |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2026-04-28 20:07:10.063038 |
|---|