Artikel Ilmiah : A1G022004 a.n. SARI WIDIA ASTUTI
| NIM | A1G022004 |
|---|---|
| Namamhs | SARI WIDIA ASTUTI |
| Judul Artikel | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L. ) DI DESA TAMBAKMULYO KECAMATAN PURING KABUPATEN KEBUMEN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Tambakmulyo merupakan salah satu penghasil pepaya di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Penggunaan faktor-faktor produksi yang dapat memengaruhi produksi pepaya california adalah luas lahan, jumlah pohon, tenaga kerja, pupuk organik, pupuk NPK, pupuk ZA, pupuk KNO3, pupuk KCl, insektisida, fungisida, dan herbisida. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah biaya, penerimaan dan pendapatan petani pepaya dan faktor-faktor yang memengaruhi produksi pepaya di Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu survei. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan secara sengaja (purposive) dan dilaksanakan pada bulan September tahun 2024. Metode pengambilan sampel dengan cara sensus dengan jumlah petani sebanyak 30 petani. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani pepaya di Desa Tambakmulyo rata-rata berjenis kelamin laki-laki, usia produktif 15-64 tahun, tingkat pendidikan sebagian besar sekolah dasar, pengalaman usahatani 5-10 tahun dan lebih dari 10 tahun, memiliki luas lahan kurang dari 0,5 hektar, dan jumlah tanggungan keluarga rata-rata 3-4 orang. Rata-rata biaya total usahatani pepaya adalah Rp12.361.832,00 per tahun, rata-rata penerimaan sebesar Rp16.081.433,00 per tahun, rata-rata pendapatan atas biaya tunai sebesar Rp9.948.851,00 per tahun, dan rata-rata pendapatan atas seluruh biaya adalah Rp3.719.602,00 per tahun. Hasil analisis faktor yang memengaruhi produksi usahatani pepaya di Desa Tambakmulyo yaitu variabel jumlah pohon (X2), tenaga kerja (X3) dan pupuk organik (X4) berpengaruh signfikan terhadap produksi usahatani pepaya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tambakmulyo Village was one of the papaya-producing areas in Puring Subdistrict, Kebumen Regency. The production factors that affected California papaya production included land area, number of trees, labor, organic fertilizer, NPK fertilizer, ZA fertilizer, KNO₃ fertilizer, KCl fertilizer, insecticides, fungicides, and herbicides. This study aimed to determine the costs, revenues, and incomes of papaya farmers and to analyze the factors affecting papaya production in Tambakmulyo Village, Puring Subdistrict, Kebumen Regency. The research method used was a survey. The study location was selected purposively and was conducted in September 2024. The sampling method used was a census, involving 30 papaya farmers. The data were analyzed using descriptive analysis and the Cobb–Douglas production function analysis. The results showed that papaya farmers in Tambakmulyo Village were predominantly male, within the productive age range of 15–64 years, had mostly elementary school education, had 5–10 years and more than 10 years of farming experience, owned land areas of less than 0.25 hectares, and had an average of 3–4 family dependents. The average total cost of papaya farming was Rp12.361.832,00 per year, the average revenue was Rp12.361.832,00 per year, the average income based on cash costs was Rp9.948.851,00 per year, and the average income based on total costs was Rp3.719.602,00 per year. The analysis of production factors indicated that the number of trees (X2), labor (X3), and organic fertilizer (X4) significantly affected papaya production in Tambakmulyo Village. |
| Kata kunci | Usahatani pepaya, faktor produksi, biaya dan penerimaan |
| Pembimbing 1 | Dr. Altri Mulyani, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Ratna Satriani, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 86 |
| Tgl. Entri | 2026-04-24 07:00:29.275493 |