Artikel Ilmiah : E1A022106 a.n. BILQIS CHOIRUNNISA PUTRI MAHADY

Kembali Update Delete

NIME1A022106
NamamhsBILQIS CHOIRUNNISA PUTRI MAHADY
Judul ArtikelKEDUDUKAN ANAK SEBAGAI KORBAN EKSPLOITASI DALAM JARINGAN NARKOTIKA (Studi Terhadap Putusan Nomor 00/Pid.Sus-Anak/2022/PN Crp)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Keterlibatan anak dalam jaringan peredaran narkotika merupakan suatu persoalan hukum yang cukup kompleks sebab dalam praktiknya anak seringkali dimanfaatkan kerentanannya oleh pihak yang lebih dewasa, sehingga menimbulkan problem dilematis dalam memposisikan anak sebagai pelaku tindak pidana sebab belum sepenuhnya mengintegrasikan pendekatan perlindungan bagi anak dan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan anak yang terlibat dalam tindak pidana narkotika serta mengkaji pemidanaan terhadap anak yang terlibat dalam tindak pidana narkotika berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Curup Nomor 00/Pid.Sus- Anak/2022/PN Crp. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang - undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual menggunakan bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam putusan anak tetap diposisikan sebagai pelaku tindak pidana yang dijatuhi pidana berdasarkan Pasal 112 Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pemidanaan terhadap anak belum mencerminkan perlindungan anak secara optimal yang mana secara substantif dalam proses peradikan pidana anak mengedepankan pendekatan rehabilitatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)The involvement of children in drug trafficking networks is a complex legal issue because, in practice, children are often exploited due to their vulnerability by older individuals, creating a dilemma in classifying children as perpetrators of criminal acts since the approach has not fully integrated child protection measures and the principle of the best interests of the child.
This study aims to analyze the legal status of children involved in narcotics-related criminal offenses and to examine the sentencing of children involved in such offenses based on the Decision of the Curup District Court No. 00/Pid.Sus-Anak/2022/PN Crp. The research method employed is a normative legal approach utilizing legislative analysis, case analysis, and conceptual analysis, based on primary and secondary legal sources analyzed through a qualitative normative framework.
The results of the study indicate that in the decision, the child is still positioned as a perpetrator of a criminal offense sentenced under Article 112 of Law No. 35 of 2009 on Narcotics, and that the sentencing of the child does not yet optimally reflect child protection, whereas substantively, the criminal justice process for children should prioritize a rehabilitative approach.
Kata kunciKata Kunci : Anak; Narkotika; Pelaku; Pemidanaan; Perlindungan Anak.
Pembimbing 1Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H., M. Hum.
Pembimbing 2Dr. Budiyono, S.H., M. Hum.
Pembimbing 3Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M. H.
Tahun2026
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2026-04-13 23:35:25.599735
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.