Artikel Ilmiah : C1A022066 a.n. ATHIYYAH NURSYIFA TISNANDAR

Kembali Update Delete

NIMC1A022066
NamamhsATHIYYAH NURSYIFA TISNANDAR
Judul ArtikelAnalisis Ketimpangan Antarwilayah, Sektor Unggulan, Dan Hipotesis Kuznets Di Provinsi Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketimpangan antarwilayah, klasifikasi wilayah berdasarkan Tipologi Klassen, sektor unggulan pada setiap kabupaten/kota, dan apakah hipotesis kurva U terbalik Kuznets terbukti terjadi di Provinsi Jawa tengah tahun 2011-2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif ekonometrika sederhana yang dilakukan pada Provinsi Jawa Tengah dengan meliputi 35 kabupaten/kota. Dalam penelitian ini digunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dengan periode pengamatan tahun 2011-2024. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Williamson, Tipologi Klassen, Location Quotient dengan pendekatan Static Location Quotient dan Dynamic Location Quotient, regresi non linear kuadratik, serta korelasi pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketimpangan antarwilayah di Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2011-2024 termasuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil Tipologi Klassen, Provinsi Jawa Tengah didominasi oleh daerah berkembang cepat. Hasil Location Quotient menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sektor unggulan pada setiap wilayah dengan sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor sebagai sektor unggulan yang mendominasi wilayah Provinsi Jawa Tengah. Untuk mengetahui keberlakuan hipotesis Kuznets, dilakukan analisis dengan menggunakan regresi non linear kuadratik dan korelasi pearson. Hasil regresi menunjukkan bahwa hubungan antara pertumbuhan ekonomi dengan ketimpangan antarwilayah membentuk kurva U terbalik, sehingga hipotesis Kuznets terbukti terjadi di Provinsi Jawa Tengah. Sementara itu, hasil korelasi pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat lemah antara pertumbuhan ekonomi dengan ketimpangan antarwilayah.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the level of inequality between regions, regional classification based on Klassen Typology, leading sectors in each district/city, and whether the Kuznets inverted U curve hypothesis is proven to occur in Central Java Province in 2011-2024. This study is a simple econometric quantitative descriptive study conducted in Central Java Province covering 35 districts/cities. In this study used secondary data sourced from the Central Bureau of Statistics with an observation period of 2011-2024. The analytical tools used in this study are the Williamson Index, Klassen Typology, Location Quotient with Static Location Quotient and Dynamic Location Quotient approaches, quadratic nonlinear regression, and Pearson correlation. The results of this study indicate that inequality between regions in Central Java Province from 2011-2024 is included in the high category. Based on the results of Klassen Typology, Central Java Province is dominated by fast developing regions. The results of the Location Quotient show that there are differences in leading sectors in each region with the wholesale and retail trade sector; car and motorcycle repair is a leading sector that dominates Central Java Province. To determine the validity of the Kuznets hypothesis, an analysis was conducted using quadratic nonlinear regression and Pearson correlation. The regression results show that the relationship between economic growth and regional inequality forms an inverted U-shaped curve, thus proving the Kuznets hypothesis to occur in Central Java Province. Meanwhile, the Pearson correlation results indicate a very weak negative relationship between economic growth and interregional inequality.
Kata kunciKetimpangan Antarwilayah, Tipologi Klassen, Sektor Unggulan, Hipotesis Kuznets
Pembimbing 1Drs. Herman Sambodo, M.P
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2026-04-09 18:57:24.235503
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.