Artikel Ilmiah : C1G021027 a.n. RAYZESA ASGARA
| NIM | C1G021027 |
|---|---|
| Namamhs | RAYZESA ASGARA |
| Judul Artikel | SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (SME) ADAPTATION STRATEGIES IN RESPONDING TO HOUSING EXPANSION IN CIBUBUR, BEKASI CITY |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kegiatan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai respons terhadap perluasan kawasan perumahan di Cibubur, Kota Bekasi pada periode 2017–2023. Perkembangan kawasan perumahan yang pesat telah memicu perubahan pola konsumsi, struktur persaingan, dan lingkungan usaha, sehingga menuntut UMKM untuk beradaptasi secara strategis agar tetap berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada pelaku UMKM di sektor Trade, Culinary, dan Services di kawasan Cibubur. Populasi penelitian berjumlah 120 UMKM, dengan sampel sebanyak 92 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan analisis SWOT melalui penyusunan Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil perhitungan Matriks IFE menunjukkan total skor sebesar 2,63, yang mengindikasikan bahwa kondisi internal UMKM berada pada posisi cukup kuat. Kekuatan utama UMKM terletak pada kemampuan menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen baru serta adanya jaringan pelanggan tetap, sedangkan kelemahan utama meliputi keterbatasan modal, manajemen usaha yang masih sederhana, dan keterbatasan Source daya manusia. Sementara itu, hasil perhitungan Matriks EFE menunjukkan total skor sebesar 2,71, yang menandakan bahwa UMKM cukup mampu merespons peluang dan ancaman eksternal. Peluang terbesar berasal dari meningkatnya jumlah konsumen akibat ekspansi perumahan, sedangkan ancaman utama berupa meningkatnya persaingan usaha dan kenaikan biaya operasional. Berdasarkan posisi nilai IFE dan EFE dalam Matriks SWOT, UMKM di kawasan Cibubur berada pada kuadran I (strategi agresif). Hal ini menunjukkan bahwa UMKM memiliki peluang dan kekuatan yang dapat dimanfaatkan melalui strategi pengembangan usaha, seperti diversifikasi produk, peningkatan kualitas layanan, pemanfaatan pemasaran digital, serta pemilihan lokasi usaha yang lebih strategis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perluasan kawasan perumahan memberikan peluang ekonomi yang signifikan bagi UMKM, namun keberlanjutan usaha sangat bergantung pada kemampuan adaptasi dan dukungan kebijakan yang memadai. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to analyze the economic activity strategies of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in response to the expansion of the housing estate in Cibubur, Bekasi City, during the 2017–2023 period. Rapid residential development has triggered changes in consumption patterns, competitive structures, and the business environment, requiring MSMEs to adapt strategically to maintain sustainability. This study employed a quantitative method with a primary data approach. Data collection was conducted through a structured questionnaire distributed to MSMEs in the Trade, Culinary, and Services sectors in the Cibubur area. The study population consisted of 120 MSMEs, with a sample of 92 respondents selected using purposive sampling based on specific criteria. Data were analyzed descriptively using a SWOT analysis through the preparation of Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices. The IFE Matrix calculation yielded a total score of 2.63, indicating that the internal conditions of MSMEs are quite strong. The primary strengths of MSMEs lie in their ability to adapt products to new consumer needs and their established customer base. While key weaknesses include limited capital, rudimentary business management, and limited human resources. Meanwhile, the EFE Matrix calculation yielded a total score of 2.71, indicating that MSMEs are quite capable of responding to external opportunities and threats. The greatest opportunity stems from the increasing number of consumers due to housing expansion, while the primary threats are increased competition and rising operational costs. Based on the IFE and EFE scores in the SWOT Matrix, MSMEs in the Cibubur area are in quadrant I (aggressive strategy). This indicates that MSMEs possess opportunities and strengths that can be exploited through business development strategies, such as product diversification, improved service quality, digital marketing, and strategic business location selection. This study concludes that housing expansion provides significant economic opportunities for MSMEs, but business sustainability is highly dependent on adaptability and adequate policy support. |
| Kata kunci | (belum diset) |
| Pembimbing 1 | Dr. Abdul Aziz Ahmad, S.E., M.Si. NIP. 197212152001121002 |
| Pembimbing 2 | - |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 81 |
| Tgl. Entri | 2026-04-09 13:25:21.913138 |