Artikel Ilmiah : F1D022015 a.n. DANIELLA ENISA LUMBANTORUAN

Kembali Update Delete

NIMF1D022015
NamamhsDANIELLA ENISA LUMBANTORUAN
Judul ArtikelFilosofi Hidup Dalihan Na Tolu dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah
Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2024: Studi Fenomenologi pada Perilaku
Politik Masyarakat Suku Batak Toba.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Seiring dengan perkembangan zaman, pemaknaan terhadap Filosofi Hidup
Dalihan Na Tolu pada masyarakat Suku Batak Toba akan selalu menyesuaikan
dengan perubahan kondisi sosial-historis suatu masyarakat. Hal ini dikarenakan
pemahaman manusia tidak akan dapat dipisahkan dari makna konseptual yang
menjadi fondasi atas realitas politik masyarakat adat. Penelitian ini akan berfokus
pada bagaimana Filosofi Hidup Dalihan Na Tolu dipahami secara reflektif oleh
masyarakat Suku Batak Toba melalui kajian fenomenologis dalam Pemilihan Umum
Kepala Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2024. Dengan menggunakan
metode fenomenologi-deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk menyingkap makna
ontologis-fundamental dari perilaku politik masyarakat Suku Batak di dalam praktik
politik elektoral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi dari Filosofi Hidup
Dalihan Na Tolu tidak dapat dipungkiri keberadaannya, bahkan menjadi sebuah
elemen penting dalam membentuk suatu kepercayaan politik (pre-political trust).
Namun, penggunaannya dalam politik praktis harus disikapi secara bijak karena hal
ini dapat berdampak pada citra adat itu sendiri sebagai bagian dari identitas budaya
yang layak untuk dipertahankan. Di akhir bagian, secara teoretis penelitian ini akan
memberikan wawasan mengenai sebuah bentuk ekspresi dari pengalaman
eksistensial dalam studi fenomenologi politik dan secara praktis akan membuka jalan
bagi dilakukannya revitalisasi peran marga di Tapanuli Utara.
Abtrak (Bhs. Inggris)
As time progresses, the interpretation of the Philosophy of Life of Dalihan Na
Tolu within the Toba Batak community continuously adapts to the changing sociohistorical conditions of society. This is because human understanding cannot be
separated from conceptual meanings that form the foundation of the political reality of
indigenous communities. This study focuses on how the Philosophy of Life of Dalihan
Na Tolu is reflectively understood by the Toba Batak community through a
phenomenological inquiry in the 2024 Regional Head Election of North Tapanuli
Regency. Employing a descriptive phenomenological method, this research aims to
uncover the fundamental ontological meaning of the political behavior of the Batak
community within electoral political practices. The findings reveal that the existence of
the Philosophy of Life of Dalihan Na Tolu remains undeniable and serves as a crucial
element in shaping what can be termed as pre-political trust. However, its application
in practical politics must be approached with caution, as it may affect the image of adat
(customary values) itself as an integral part of cultural identity that deserves
preservation. Theoretically, this study contributes to a deeper understanding of
existential experience within the field of political phenomenology. Practically, it offers
a pathway toward the revitalization of the role of marga (clan structures) in North
Tapanuli.
Kata kunciFilosofi Hidup, Dalihan Na Tolu, Pilkada, Perilaku Politik.
Pembimbing 1Prof. Sos. Dr. Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc.
Pembimbing 2Luthfi Makhasin, S.IP., M.A., Ph.D.
Pembimbing 3Prof. Dr. Sofa Marwah, S.IP., M.Si.
Tahun2026
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2026-04-09 08:15:36.69885
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.