Artikel Ilmiah : C1A022008 a.n. ANIQ MASITOH
| NIM | C1A022008 |
|---|---|
| Namamhs | ANIQ MASITOH |
| Judul Artikel | Determinan Pertumbuhan Ekonomi 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021-2023 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah antara tahun 2021 dan 2023 berada di posisi terendah dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain di Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi, angkatan kerja, rasio kemandirian fiskal daerah, dan IPM terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah tahun 2021-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis regresi data panel dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan, mencakup 35 kabupaten/kota selama periode 2021–2023. Metode dalam mengestimasi analisis regresi data panel penelitian ini yaitu terpilihnya model terbaik Fixed Effect Model (FEM) dengan software Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi tidak berpengaruh signifikan, sedangkan angkatan kerja dan rasio kemandirian keuangan daerah berpengaruh negatif dan signifikan pada pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan tenaga kerja agar mampu meningkatkan produktivitas. Penguatan kapasitas fiskal daerah juga dibutuhkan melalui pengelolaan keuangan yang efisien dan mendorong peningkatan PAD. Sebaliknya, peningkatan mutu sumber daya manusia lewat perbaikan pada layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan mesti menjadi perhatian utama. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Economic growth in Central Java Province between 2021 and 2023 was among the lowest compared to other provinces on the island of Java. This study aims to analyze the effect of investment, labor force, regional fiscal independence ratio, and the Human Development Index (HDI) on economic growth in Central Java Province during the period 2021–2023. This research employs a quantitative descriptive approach and panel data regression analysis using secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics and the Directorate General of Treasury, covering 35 regencies/cities over the period 2021–2023. The estimation method used in this panel data regression analysis is the Fixed Effect Model (FEM), selected as the best model using EViews 10 software. The results show that investment has no significant effect, while the labor force and the regional fiscal independence ratio have a negative and significant effect on economic growth. Meanwhile, the Human Development Index (HDI) has a positive and significant effect on economic growth. These findings indicate that local governments need to improve the quality of human resources through education, training, and workforce skill development to enhance productivity. Strengthening regional fiscal capacity is also necessary through efficient financial management and increasing local own-source revenue. On the other hand, improving human resource quality through better education, health services, and welfare should remain a top priority. |
| Kata kunci | Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Investasi, Angkatan Kerja, Rasio Kemandirian, Indeks Pembangunan Manusia |
| Pembimbing 1 | Arif Andri Wibowo, S.E., M.E. |
| Pembimbing 2 | Bambang, S.E., M.Si. |
| Pembimbing 3 | Bagus Ardiannova, SST, Ak., MBA |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2026-04-07 09:09:07.454889 |