Artikel Ilmiah : C1C022057 a.n. NUR ISNAENI
| NIM | C1C022057 |
|---|---|
| Namamhs | NUR ISNAENI |
| Judul Artikel | PENGARUH SUSTAINABILITY REPORTING, KUALITAS LABA, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT REPORT LAG (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estat yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2023–2024) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sustainability reporting, kualitas laba, dan ukuran perusahaan terhadap audit report lag pada perusahaan sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2023–2024. Penelitian ini didasarkan pada agency theory yang menjelaskan adanya potensi konflik kepentingan antara manajemen dan pemilik perusahaan, sehingga diperlukan mekanisme pelaporan dan pengauditan yang tepat waktu untuk mengurangi asimetri informasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang diperoleh melalui metode dokumentasi. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik, disertai dengan statistik deskriptif dan uji kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sustainability reporting berpengaruh negatif terhadap audit report lag, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pengungkapan keberlanjutan perusahaan, semakin cepat laporan audit diterbitkan. (2) Kualitas laba berpengaruh positif terhadap audit report lag, yang berarti semakin tinggi kualitas laba, maka waktu penyelesaian audit cenderung lebih lama. (3) Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit report lag, yang menunjukkan bahwa besar kecilnya perusahaan belum tentu menentukan ketepatan waktu penyampaian laporan audit. Implikasi teoritis dari penelitian ini memperkuat teori agensi bahwa transparansi informasi melalui pengungkapan laporan keberlanjutan yang lengkap dapat mengurangi risiko keagenan dan mempercepat proses audit. Implikasi praktis dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan dan bagi auditor untuk lebih memperhatikan faktor penyebab keterlambatan pelaporan audit. Keterbatasan penelitian ini terletak pada periode pengamatan yang relatif singkat serta pengukuran sustainability reporting dan kualitas laba yang belum komprehensif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan periode pengamatan yang lebih panjang, memperhatikan kualitas pengungkapan setiap indeks GRI dalam pengukuran sustainability reporting, menggunakan proksi kualitas laba alternatif seperti Dechow–Dichev Model, serta menambahkan variabel moderasi guna memperoleh hasil penelitian yang lebih mendalam. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to analyze the effect of sustainability reporting, earnings quality, and firm size on audit report lag in property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2023–2024 period. This study is based on agency theory, which explains the potential conflict of interest between management and company owners, thereby requiring timely reporting and auditing mechanisms to reduce information asymmetry. The data used in this study are secondary data in the form of annual reports and sustainability reports obtained through documentation methods. The research sample was determined using purposive sampling techniques. The data analysis method used is logistic regression analysis, accompanied by descriptive statistics and model fit tests. The results indicate that (1) sustainability reporting has a negative effect on audit report lag, indicating that a higher level of sustainability disclosure leads to a shorter audit report lag. (2) Earnings quality has a positive effect on audit report lag, meaning that the higher the earnings quality, the longer the audit completion time tends to be. (3) Firm size has no effect on audit report lag, suggesting that the size of a company does not necessarily determine the timeliness of audit report issuance. The theoretical implications of this study support agency theory by indicating that information transparency through comprehensive sustainability reporting disclosure can reduce agency risk and accelerate the audit process. The practical implications of this study are expected to serve as a reference for company management in improving the quality of sustainability reporting and for auditors to pay greater attention to factors contributing to audit report lag. The limitations of this study lie in the relatively short observation period and the measurement of sustainability reporting and earnings quality, which has not yet been comprehensive. Future research is recommended to employ a longer observation period, consider the quality of disclosure for each GRI index in measuring sustainability reporting, use alternative earnings quality proxies such as the Dechow–Dichev Model, and incorporate moderating variables to obtain more in-depth research findings. |
| Kata kunci | Sustainability Reporting, Kualitas Laba, Ukuran Perusahaan, Audit Report Lag, Earnings Quality, Firm Size |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Eko Suyono, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA. |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 122 |
| Tgl. Entri | 2026-04-05 19:02:03.002176 |