| NIM | C1A022047 |
| Namamhs | HANIF ALFI SYAHRI |
| Judul Artikel | DINAMIKA PDB, KETERBUKAAN PERDAGANGAN, DAN REMITANSI TERHADAP PARTISIPASI ANGKATAN KERJA INDONESIA: PENDEKATAN ARDL |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), keterbukaan perdagangan, dan remitansi terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Indonesia periode 1990–2024. Stagnasi TPAK selama lebih satu dekade menjadi tantangan serius bagi target Indonesia Emas 2045 sebesar 78% dan capaian SDGs Tujuan ke-8, diperparah dominasi sektor informal yang mencapai 56%. Kekhawatiran fenomena jobless growth serta kompleksitas ekonomi terbuka melalui perdagangan global dan remitansi pekerja migran turut memengaruhi dinamika penawaran tenaga kerja domestik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk menganalisis hubungan jangka pendek dan panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPAK dalam jangka panjang, mengindikasikan struktur ekonomi nasional masih efektif menyerap tenaga kerja. Keterbukaan perdagangan juga berpengaruh positif dalam jangka panjang meskipun membutuhkan jeda waktu investasi. Sebaliknya, remitansi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPAK, mencerminkan adanya income effect di mana peningkatan pendapatan non-kerja menaikkan upah reservasi dan menurunkan insentif berpartisipasi di pasar kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pertumbuhan ekonomi inklusif dan penguatan hilirisasi industri untuk memperluas lapangan kerja padat karya. Peningkatan literasi keuangan bagi keluarga penerima remitansi juga diperlukan agar dana tersebut dialokasikan ke sektor produktif. Langkah strategis ini menjadi kunci mendongkrak partisipasi angkatan kerja guna mengoptimalkan bonus demografi Indonesia. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to analyze the influence of Gross Domestic Product (GDP), trade openness, and remittances on the Labor Force Participation Rate (LFPR) in Indonesia for the period 1990–2024. The stagnation of LFPR for more than a decade poses a serious challenge to achieving the Indonesia Emas 2045 target of 78% and the SDGs Goal 8, exacerbated by the dominance of the informal sector reaching 56%. Concerns regarding the phenomenon of jobless growth, along with the complexities of an open economy through global trade and migrant worker remittances, also influence the dynamics of domestic labor supply. This research employs a quantitative approach using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model to analyze both short-run and long-run relationships. The results show that GDP has a positive and significant effect on LFPR in the long run, indicating that the national economic structure remains effective in absorbing labor. Trade openness also has a positive long-run effect, although it requires an investment time lag to materialize. Conversely, remittances have a negative and significant effect on LFPR, reflecting an income effect where increased non-labor income raises the reservation wage and reduces household incentives to participate in the labor market. These findings underscore the importance of inclusive economic growth policies and strengthening industrial downstreaming to expand labor-intensive employment. Improving financial literacy among remittance-receiving families is also necessary to channel these funds into productive sectors or entrepreneurship. These strategic measures are key to boosting labor force participation to optimize Indonesia's demographic dividend.
|
| Kata kunci | Produk Domestik Bruto (PDB), Keterbukaan Perdagangan, Remitansi, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), ARDL. |
| Pembimbing 1 | Drs. Herman Sambodo, M.P. |
| Pembimbing 2 | Muhammad Syah Fibrika R, S.E., M.E. |
| Pembimbing 3 | Prof. Dr. E. Suharno., S.E., M.Si |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2026-03-13 09:34:46.182883 |
|---|