| NIM | F1C022032 |
| Namamhs | ADINDA NUR AZIZAH |
| Judul Artikel | Analisis Resepsi Generasi Alpha terhadap Representasi Relasi dan Emosi dalam Film JUMBO (2025) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini menganalisis resepsi Generasi Alpha terhadap representasi relasi dan emosi dalam film JUMBO (2025). Pokok masalah penelitian ini adalah adanya kesenjangan di mana Generasi Alpha sering kali hanya menjadi subjek tambahan dalam kajian komunikasi, padahal mereka adalah audiens aktif dengan literasi digital tinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola resepsi mereka serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif konstruktivisme melalui analisis resepsi Stuart Hall dan semiotika Roland Barthes. Data primer diperoleh dari 48 informan berusia 13-15 tahun di Purwokerto dan Cilacap melalui FGD dan wawancara mendalam. Kesimpula penelitian menunjukkan bahwa Generasi Alpha memiliki kemampuan resepsi yang kritis. Mereka berada pada posisi Dominant-Hegemonic dalam menerima nilai moral dasar seperti loyalitas, namun menempati Negotiated Position saat mengaitkan egoisme karakter dengan realitas sosial remaja. Selain itu, ditemukan Oppositional Position terhadap unsur mistis dalam film yang dianggap berpotensi menyesatkan audiens anak-anak. Proses pemaknaan ini dipengaruhi oleh tiga faktor utama: pengalaman pribadi (riwayat perundungan), konteks budaya digital, dan tingkat literasi emosional. Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Alpha adalah audiens aktif yang mampu melakukan decoding emosional yang kompleks terhadap narasi visual modern. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research analyzes the reception of Generation Alpha toward the representation of relations and emotions in the film JUMBO (2025). The core problem addresses the role gap of Generation Alpha, who are often secondary subjects in communication studies despite their high digital literacy. The research objectives are to determine their reception patterns and the influencing factors. The methodology is qualitative constructivism, employing Stuart Hall's reception analysis and Roland Barthes' semiotics. Primary data were gathered through FGDs and in-depth interviews with 48 informants aged 13-15 from Purwokerto and Cilacap. The study concludes that Generation Alpha possesses critical reception skills. They occupy a Dominant-Hegemonic position regarding basic moral values like loyalty, yet adopt a Negotiated Position concerning character egoism in social reality. Furthermore, an Oppositional Position was found toward mystical elements perceived as potentially misleading for young children. This interpretation process is influenced by three key factors: personal experience (bullying history), digital cultural context, and emotional literacy levels. These findings confirm that Generation Alpha consists of active audiences capable of complex emotional decoding of modern visual narratives. |
| Kata kunci | Kata Kunci: Analisis Resepsi, Generasi Alpha, Film JUMBO, Stuart Hall, Keluarga, dan Perundungan. |
| Pembimbing 1 | Tri Nugroho Adi, S.Sos, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Ashlikhatul Fuaddah, S.I.Kom., M.A. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2026-03-02 14:32:02.110673 |
|---|