| NIM | F1B022011 |
| Namamhs | TARISA INDRIYANI |
| Judul Artikel | IMPLEMENTASI PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN SERTIFIKAT TANAH DI KABUPATEN BANYUMAS (Hambatan dan Permasalahan |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kepastian hukum atas tanah dan kualitas pelayanan publik mendorong pentingnya Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebagai bentuk pelayanan publik di bidang pertanahan. Pelaksanaan PTSL di Kabupaten Banyumas melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari Kantor Pertanahan, tim perangkat desa/kelurahan, hingga masyarakat, dengan memanfaatkan digitalisasi (e-PTSL, GIS) untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PTSL menggunakan kerangka Van Meter & Van Horn dan menilai keberhasilan program melalui prinsip-prinsip Asian Development Bank (ADB) yang mencakup Transparasi, Akuntabilitas, Prediktabilitas, dan Partisipasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar dan tujuan kebijakan PTSL telah ditetapkan dengan jelas, sumber daya dan teknologi mendukung pelaksanaan, dan komunikasi antar stakeholder berjalan cukup baik. Namun, hambatan seperti keterbatasan SDM, partisipasi masyarakat yang belum merata, pengawasan lapangan terbatas, serta konflik kepemilikan tanah masih terjadi. Analisis prinsip ADB menunjukkan bahwa keberhasilan PTSL dipengaruhi oleh partisipasi aktif masyarakat, digitalisasi administrasi, dan koordinasi antar stakeholder, sementara hambatan menghambat efektivitas implementasi program. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan PTSL sudah cukup efektif, namun perlu perbaikan berkelanjutan dalam keterlibatan masyarakat dan pengawasan lapangan agar keberhasilan program lebih optimal.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The increasing public demand for legal certainty over land and quality public services has driven the importance of the Complete Systematic Land Registration Program (PTSL) as a form of public service in the land sector. The implementation of PTSL in Banyumas Regency involves various stakeholders, from the Land Office and village/sub-district apparatus teams to the community, utilizing digitalization (e-PTSL, GIS) to increase transparency, accountability, and efficiency. This study aims to analyze the implementation of PTSL using the Van Meter & Van Horn framework and assess the program's success through the Asian Development Bank's (ADB) principles of Transparency, Accountability, Predictability, and Participation. The study used a qualitative approach with observation, interviews, and documentation methods. The results show that the standards and objectives of the PTSL policy have been clearly defined, resources and technology support implementation, and communication between stakeholders is quite good. However, obstacles such as limited human resources, uneven community participation, limited field supervision, and land ownership conflicts still occur. Analysis of the ADB principles shows that the success of PTSL is influenced by active community participation, administrative digitalization, and coordination between stakeholders, while obstacles hamper the effectiveness of program implementation. Overall, the study concluded that the PTSL implementation has been quite effective, but ongoing improvements in community engagement and field supervision are needed to optimize the program's success.
|
| Kata kunci | Kata kunci: Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, Implementasi Kebijakan, Good Governance, Analisis ADB. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc |
| Pembimbing 2 | Dr. Tobirin, M.Si |
| Pembimbing 3 | Titi Rahmawati. M.Si |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2026-02-23 13:20:23.413296 |
|---|