Artikel Ilmiah : F1B018068 a.n. ALZENA HENING HUWAIDA

Kembali Update Delete

NIMF1B018068
NamamhsALZENA HENING HUWAIDA
Judul ArtikelPenerapan Digitalisasi Pelayanan Kesehatan Pada Pendaftaran Online Pasien di Unit Teknis Pelaksana Daerah Puskesmas Banjarnegara I
Abstrak (Bhs. Indonesia)Transformasi digital pada layanan kesehatan mendorong pendaftaran pasien secara online di fasilitas pelayanan primer. Penelitian ini menganalisis penerapan digitalisasi pendaftaran online pasien di UPTD Puskesmas Banjarnegara I menggunakan kerangka pengembangan e-government yang meliputi support, capacity, dan value. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan aspek support terlihat dari dukungan pimpinan, koordinasi internal, dan sosialisasi, namun pemanfaatan oleh masyarakat masih terbatas. Pada aspek capacity, kesiapan SDM dan fasilitas teknologi cukup adaptif, tetapi masih terdapat gangguan jaringan serta kebutuhan penguatan kompetensi petugas. Pada aspek value, digitalisasi meningkatkan efisiensi administrasi dan memudahkan akses layanan, namun dampaknya belum maksimal karena banyak pasien masih memilih pendaftaran manual. Penggunaan pendaftaran online meningkat dari 0% (2023) menjadi 13,5% (2024) dan 20,0% (hingga Agustus 2025). Secara umum, penerapannya belum optimal, tetapi tprogresif secara perlahan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Digital transformation in health services has encouraged online patient registration at primary healthcare facilities. This study analyzes online registration digitalization at UPTD Puskesmas Banjarnegara I using an E-government framework of support, capacity, and value. A descriptive qualitative in study case approach was used, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that support appears in leadership commitment, internal coordination, and socialization, yet community uptake remains limited. For capacity, staff readiness and IT facilities are fairly adaptive, but network disruptions and competency gaps still occur. For value, online registration improves administrative efficiency and access, but the impact is not fully realized because many patients still register manually. Usage rose from 0% (2023) to 13.5% (2024) and 20.0% (to Aug 2025). Overall, not yet optimal.
Kata kunci, Pelayanan Publik, Pelayanan Kesehatan, Pendaftaran Online
Pembimbing 1Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si
Pembimbing 2Dr. Tobirin, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 3Drs. Simin, M.Si.
Tahun2026
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2026-02-23 11:11:14.443279
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.