Artikel Ilmiah : J0B022040 a.n. FELICIA FORTUNATA RIANA

Kembali Update Delete

NIMJ0B022040
NamamhsFELICIA FORTUNATA RIANA
Judul ArtikelPengembangan Buklet Berbahasa Mandarin sebagai Media Informasi Wisata di Candi Prambanan
Abstrak (Bhs. Indonesia)Candi Prambanan merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, termasuk wisatawan berbahasa Mandarin. Namun, ketersediaan media informasi sejarah dan arsitektur dalam bahasa Mandarin di kawasan tersebut masih terbatas. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara potensi peningkatan kunjungan wisatawan Tiongkok dan kesiapan layanan informasi berbasis bahasa di destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan booklet berbahasa Mandarin sebagai media informasi wisata di Candi Prambanan. Penelitian menggunakan metode pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi wisatawan. Proses pengembangan dilakukan melalui tahap analisis, transfer padanan, dan restrukturisasi dengan menerapkan metode penerjemahan komunikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan booklet berbahasa Mandarin mampu menghasilkan media informasi yang adaptif secara linguistik dan relevan secara budaya. Booklet memuat informasi sejarah, arsitektur, dan simbol religius Candi Prambanan yang disusun dengan memperhatikan kesepadanan makna dan keterbacaan dalam bahasa sasaran. Penelitian ini menegaskan bahwa penerjemahan merupakan bagian strategis dalam pengelolaan destinasi wisata budaya untuk meningkatkan aksesibilitas informasi bagi wisatawan internasional.
Abtrak (Bhs. Inggris)Prambanan Temple is one of the leading cultural tourism destinations in the Special Region of Yogyakarta, attracting a significant number of international visitors, including Mandarin-speaking tourists. However, the availability of historical and architectural information in Mandarin at the site remains limited. This condition creates a gap between the growing potential of Chinese tourist arrivals and the readiness of language-based information services at the destination. This study aims to develop a Mandarin-language booklet as a tourism information medium at Prambanan Temple. The research employed a Research and Development approach with a descriptive qualitative design. Data were collected through observation, interviews, and documentation to identify the information needs of visitors. The development process consisted of analysis, equivalence transfer, and restructuring stages by applying the communicative translation method. The findings indicate that the developed Mandarin-language booklet provides linguistically adaptive and culturally relevant tourism information. The booklet contains historical, architectural, and religious symbolic elements of Prambanan Temple, structured to ensure semantic equivalence and readability in the target language. This study highlights that translation plays a strategic role in destination management by enhancing information accessibility for international tourists in cultural tourism settings.
Kata kuncibooklet berbahasa Mandarin, media informasi wisata, penerjemahan komunikatif, pariwisata budaya, Candi Prambanan
Pembimbing 1Adilla Achmad Syahputri, S.Pd., M.Li
Pembimbing 2Chendy Arieshanty Paramytha Sulistyo, S.S., M.Li.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-02-22 11:25:56.858903
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.