Artikel Ilmiah : L1C020057 a.n. ERMA DWI KHASANAH

Kembali Update Delete

NIML1C020057
NamamhsERMA DWI KHASANAH
Judul ArtikelPotensi Hidrolisat Protein Ikan Gelodok (Baleophthalmus boddarti) yang Dihidrolisis dengan Enzim Bromelin sebagai Agen Antibakteri terhadap Bakteri Escherichia coli
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan gelodok (Baleophthalmus boddarti) adalah salah satu jenis ikan yang hidup di kawasan mangrove yang dalam pemanfaatannya belum maksimal. Ikan gelodok memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga berpotensi sebagai agen antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar protein dan derajat hidrolisis dari hidrolisat protein ikan gelodok yang dihidrolisis dengan enzim bromelin dengan perlakuan berbeda, mengetahui aktivitas antibakteri dengan perbedaan perlakuan hidrolisat protein ikan gelodok dan perbedaan konsentrasi hidrolisat protein ikan gelodok terhadap bakteri Escherichia coli. Metode yang digunakan untuk mengetahui kadar protein yaitu menggunakan metode Kjeldahl dan pada derajat hidrolisis menggunakan metode Lowry dan Trichloroacetic Acid (TCA), dan untuk aktivitas antibakteri dari hidrolisat protein ikan gelodok menggunakan metode sumuran agar. Penelitian ini menggunakan dua perlakuan yaitu tanpa perendaman dan dengan perendaman natrium bikarbonat (NaHCO3). Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan 4 konsentrasi hidrolisat berbeda yaitu 750, 1000, 1250, dan 1500 µg/mL. Kadar protein dari hidrolisat protein ikan gelodok dengan perendaman memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingan tanpa perendaman yaitu 97,35±0,24%. Begitu pula pada derajat hidrolisis dari hidrolisat protein ikan gelodok dengan perendaman memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan tanpa perendaman yaitu 121,16±7,61%. Uji aktivitas antibakteri hidrolisat protein ikan gelodok tanpa perendaman dan dengan perendaman NaHCO3 terhadap bakteri Escherichia coli memiliki nilai zona hambat sebesar 1,75±0,17 mm hingga 2,55 ±0,64 mm. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa zona hambat dari hidrolisat protein ikan gelodok tergolong lemah. Maka dapat disimpulkan bahwa hidrolisat protein ikan gelodok dengan perlakuan perendaman NaHCO3 maupun tanpa perendaman serta konsentrasi yang berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap aktivitas antibakteri.

Abtrak (Bhs. Inggris)The Mudskipper (Baleophthalmus boddarti) is a type of fish that inhabit mangrove areas, and its utilization has not been fully optimized. Mudskipper is high in protein, so it has potential as an antibacterial agent. The purpose of this study was to determine the protein content and degree of hydrolysis of mudskipper protein hydrolysate product using bromelain enzyme and using different treatments, as well as to evaluate the antibacterial activity of mudskipper protein hydrolysate at different treatments and different concentrations against Escherichia coli bacteria. The method used to determine the protein content is the Kjeldahl method and the degree of hydrolysis is determined using the Lowry and Trichloroacetic Acid (TCA) methods, and for the antibacterial activity of mudskipper protein hydrolysate using the agar well method. This study used two treatments, namely without soaking and with soaking in sodium bicarbonate (NaHCO3). Antibacterial activity testing used four different hydrolysate concentrations: 750, 1000, 1250, and 1500 µg/mL. The protein content of the mudskipper protein hydrolysate with soaking treatment has a higher value than without soaking, reaching 97.35 ± 0.24%. Similarly, the degree of hydrolysis of hydrolysis of hydrolysate with soaking treatment has a higher value than without soaking, 121.16 ± 7.61%. The antibacterial activity test of mudskipper protein hydrolysate, both without soaking and with NaHCO3 soaking against Escherichia coli bacteria has an inhibition zone value ranging from 1.75 ± 0.17 mm to 2.55 ± 0.64 mm. The results of this study indicate that the inhibition zone of gelodok fish protein hydrolysate is relatively weak. Therefore, it can be concluded that soaking treatment NaHCO3 or without soaking, as well different hydrolysate concentrations, did not significantly effect antibacterial activity.

Kata kunciantibakteri; Baleophthalmus boddarti; Escherichia coli; hidrolisat protein
Pembimbing 1Riviani S. Pi., M. Si.
Pembimbing 2Dewi Wisudyanti Budi Hastuti S.Pt. M.Si
Pembimbing 3-
Tahun2026
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2026-02-20 16:48:01.335979
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.