| NIM | F1D022044 |
| Namamhs | ADELYA SOFIANA PERMANSAH |
| Judul Artikel | Anomali Perilaku Pemilih: Fakor di Balik Kemenangan Kolom Kosong di Kecamatan Sumbang dalam Pilkada Banyumas 2024 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Artikel ini membahas mengenai faktor dibalik kemenangan kolom kosong di Kecamatan Sumbang dalam Pilkada Banyumas 2024. Kolom kosong hadir sebagai bentuk opsi alternatif bagi masyarakat yang tidak menginginkan untuk memilih pasangan calon yang disediakan. Penelitian ini berusaha mencari jawaban mengapa masyarakat lebih memilih kolom kosong disbanding pasangan calon tunggal yang ada, serta faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kemenangan kolom kosong di Kecamatan Sumbang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, hingga melalui dokumen-dokumen penunjang penelitian. Teknik pengambilan sampel responden menggunakan teknik purposive sampling, dengan masyarakat pemilih kecamatan Sumbang sebagai narasumber kunci, juga terdapat berbagai narasumber pembanding seperti KPU, Bawaslu, Partai Politik, serta Media. Temuan dalam penelitian ini masyarakat Kecamatan Sumbang lebih memilih kolom kosong karena didasari oleh 3 pendekatan perilaku pemilih, yaitu sosiologis yang tercermin pada pengaruh dari masifnya gerakan Koalisi Rakyat Banyumas (KRB) juga dipengaruhi oleh faktor interaksi sosial kedekatan kekerabatan, psikologis yang lebih menekankan perasaan kekecewaan pada indikator orientasi kandidat, dan pendekatan rasional dimana masyarakat mengekspresikan tindakan protes melalui pilihan non konvensional yang lahir dari adanya perhitungan untung rugi. Selain itu, faktor kontekstual atau faktor dari luar individu tercermin pada adanya kampanye KRB sehingga membentuk opini kolektif dan ketiadaan kandidat lain. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This article examines the factors behind the victory of the blank column in Sumbang District during the 2024 Banyumas Regional Election. The blank column functioned as an alternative option for voters who chose not to support the single candidate pair on the ballot. The study aims to explain why the community preferred the blank column over the sole candidate and to identify the factors influencing its victory in Sumbang District. This research employs a qualitative method with a case study approach, with data collected through in-depth interviews, observations, and analysis of supporting documents. Respondents were selected using purposive sampling, with voters in Sumbang District serving as key informants, alongside representatives from the General Election Commission (KPU), the Election Supervisory Agency (Bawaslu), political parties, and the media as comparative sources. The findings reveal that the community’s preference for the blank column was shaped by three approaches to voting behavior: the sociological approach, reflected in the significant influence of the Koalisi Rakyat Banyumas (KRB) movement as well as social interaction and kinship ties; the psychological approach, characterized by feelings of disappointment particularly regarding candidate orientation; and the rational approach, in which voters expressed protest through a non-conventional choice based on cost–benefit considerations. Additionally, contextual or external factors, including the KRB campaign that shaped collective opinion and the absence of alternative candidates, further contributed to the blank column’s victory. |
| Kata kunci | Pilkada Banyumas 2024, perilaku pemilih, kolom kosong, calon tunggal. |
| Pembimbing 1 | Ahmad Sabiq, S.IP., M.A. |
| Pembimbing 2 | Ahmad Rofik, S.Sos., M.A. |
| Pembimbing 3 | Bowo Sugiarto, S.IP., M.Si., Ph.D. |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 34 |
| Tgl. Entri | 2026-02-20 16:00:42.355818 |
|---|