Artikel Ilmiah : I1C022036 a.n. DIMAS DWI NUGROHO

Kembali Update Delete

NIMI1C022036
NamamhsDIMAS DWI NUGROHO
Judul ArtikelAKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI FERMENTASI KOMBUCHA DAUN JOMBANG (Taraxacum officinale)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tanaman jombang (Taraxacum officinale) memiliki potensi antioksidan dan antibakteri, namun bioaktivitasnya setelah fermentasi masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fermentasi kombucha menggunakan SCOBY terhadap kapasitas antioksidan (IC50) dan aktivitas antibakteri daun jombang untuk mendukung pengembangan minuman fungsional. Rebusan daun jombang (80 °C, 15 menit) difermentasi dengan variasi waktu (5, 7, dan 10 hari) dan konsentrasi sukrosa (10, 12, dan 14%). Aktivitas antioksidan diukur melalui uji DPPH (λ maks 518 nm), dan aktivitas antibakteri terhadap S. aureus, B. cereus, dan E. coli dievaluasi menggunakan metode Kirby-Bauer. Data dianalisis dengan uji Shapiro-Wilk dan uji T-paired/Wilcoxon (α=0,05) melalui R Studio. Kondisi optimal dicapai pada konsentrasi sukrosa 12% dan fermentasi 10 hari. Aktivitas antioksidan meningkat setelah fermentasi, ditunjukkan dengan penurunan nilai IC50 dari 0,41 ± 0,025% menjadi 0,35 ± 0,046% (b/v) (p=0,423), dibandingkan vitamin C (49,18 ± 1,21 μg/mL). Uji antibakteri menunjukkan peningkatan signifikan zona hambat terhadap S. aureus sebesar 0,56 mm (p=0,046). Sebaliknya, peningkatan terhadap E. coli (0,71 mm; p=0,147) tidak signifikan, dan tidak ditemukan aktivitas pada B. cereus. Fermentasi meningkatkan bioaktivitas daun jombang, terutama melalui perbaikan signifikan aktivitas antibakteri terhadap S. aureus. Meskipun peningkatan kapasitas antioksidan dan penghambatan E. coli pada konsentrasi 2% (b/v) tidak signifikan, fermentasi kombucha efektif mengoptimalkan pemanfaatan tanaman jombang untuk penggunaan sebagai minuman fungsional.
Abtrak (Bhs. Inggris)While Taraxacum officinale (Dandelion) exhibits antioxidant and antibacterial potential, its bioactivity following fermentation remains under-researched. This study aims to evaluates the impact of SCOBY-mediated kombucha fermentation on the antioxidant capacity (IC50) and antibacterial activity of dandelion leaves to support functional beverage development. Dandelion leaf infusion (80°C, 15 minutes) was fermented with varying durations (5, 7, and 10 days) and sucrose concentrations (10, 12, and 14%). Antioxidant activity was measured via DPPH assay (λ max 518 nm), and antibacterial activity against S. aureus, B. cereus, and E. coli was evaluated using the Kirby-Bauer method. Data were analyzed using Shapiro-Wilk and paired T-test/Wilcoxon (α=0,05) via R Studio. Optimal conditions were achieved at 12% sucrose and 10 days of fermentation. Antioxidant activity improved after fermentation as IC50 values decreased from 0,41 ± 0,025% to 0,35 ± 0,046% (w/v) (p=0,423), compared to vitamin C (49,18 ± 1,21 μg/mL). Antibacterial assays showed a significant increase in the inhibition zone against S. aureus by 0,56 mm (p=0,046). Conversely, the increase against E. coli (0,71 mm; p=0,147) was non-significant, and no activity was observed against B. cereus. Fermentation enhances the bioactivity of dandelion leaves, particularly through significant antibacterial improvement against S. aureus. Despite non-significant increases in antioxidant capacity and E. coli inhibition at 2% (w/v), kombucha fermentation effectively optimizes utilization of dandelion leaf for functional beverage use.
Kata kunciDaun jombang, Taraxacum officinale, fermentasi, antioksidan, antibakteri.
Pembimbing 1Dr.nat.techn. apt. Hendri Wasito, M.Sc.
Pembimbing 2Dr. apt. Eka Prasasti Nur Rachmani, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-02-20 09:08:03.894439
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.