Artikel Ilmiah : G1A020017 a.n. AFRIZAL NOOR HANIFAN

Kembali Update Delete

NIMG1A020017
NamamhsAFRIZAL NOOR HANIFAN
Judul ArtikelPROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA DI KLINIK PRATAMA SOEDIRMAN TAHUN 2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan atas maupun bawah yang umumnya ditularkan melalui udara terutama melalui proses inhalasi. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional pada kasus ISPA yang mayoritas disebabkan oleh virus dapat meningkatkan risiko resistensi antimikroba. Klinik Pratama Soedirman sebagai penyedia layanan kesehatan tingkat pertama perlu memantau pola peresepan antibiotik untuk menjamin mutu pelayanan kefarmasian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Klinik Pratama Soedirman selama periode tahun 2024 meliputi karakteristik pasien serta jenis, golongan dan ketepatan pemilihan antibiotik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif melalui rekam medis pasien ISPA di Klinik Pratama Soedirman periode Januari-Desember 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 2.546 sampel, pasien ISPA didominasi oleh kelompok usia 12-25 tahun (72%) dan jenis kelamin perempuan (66.7%). Jenis ISPA yang paling banyak didiagnosis adalah Acute Upper Respiratory Infections of Multiple and Unspecified Sites. Golongan antibiotik yang paling banyak diresepkan adalah golongan fluoroquinolon dengan jenis antibiotik ciprofloxacin sebesar (36.4%). Kesimpulan: Penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Klinik Pratama Soedirman tahun 2024 didominasi oleh golongan Fluoroquinolon.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Acute Respiratory Tract Infection (ARTI) is one of the diseases with the highest prevalence in Indonesia, frequently leading to widespread antibiotic use. Irrational antibiotic prescribing for ARTI, which is predominantly caused by viruses, can increase the risk of antimicrobial resistance. As a primary healthcare provider, Soedirman Pratama Clinic needs to monitor antibiotic prescribing patterns to ensure the quality of pharmaceutical care. Objective: This study aims to determine the profile of antibiotic use in ARTI patients at Soedirman Pratama Clinic during the 2024 period, including patient characteristics as well as the types, classes and appropriateness of antibiotic selection. Methode: This study is a descriptive study with retrospective data collection through the medical records of ARTI patients at Soedirman Pratama Clinic from January to December 2024. The sampling technique used was total sampling meeting the inclusion criteria. Result: The result showed that out of a total of 2.546 sampels, ARTI patients were dominated by the 12-25 age group (72%) and female gender (66.7%). The most frequently diagnosed type of ARTI was Acute Upper Respiratory Infections of Multiple and Unspecified Sites. The most commonly prescribed antibiotic class was fluoroquinolone with ciprofloxacin being the most used antibiotic at (36.4%). Conclusion: Antibiotic use in ARTI patients at Soedirman Pratama Clinic in 2024 was dominated by fluoroquinolone.
Kata kunciAntibiotik, ISPA, Klinik Pratama, Profil Penggunaan Obat
Pembimbing 1dr. Indah Rahmawati, Sp. P. FISR
Pembimbing 2dr. Octavia Permata Sari, M. Si
Pembimbing 3-
Tahun2026
Jumlah Halaman105
Tgl. Entri2026-02-19 22:54:57.352328
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.