Artikel Ilmiah : H1K007019 a.n. DURROTUN NAJIYAH

Kembali Update Delete

NIMH1K007019
NamamhsDURROTUN NAJIYAH
Judul ArtikelPRODUKSI SURFAKTAN OLEH BAKTERI LAUT HIDROKARBONOKLASTIK DENGAN SUMBER KARBON CRUDE OIL DAN JELANTAH SEBAGAI AKSELERATOR BIODEGRADASI HIDROKARBON MINYAK BUMI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pencemaran hidrokarbon minyak bumi telah banyak terjadi di perairan darat dan laut. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya, diantaranya yaitu penambahan senyawa surfaktan sintetik ke perairan. Pemakaian surfaktan sintetik ternyata berdampak pada kerusakan lingkungan, sehingga diperlukan alternatif pengganti untuk mengatasinya. Penggunaan biosurfaktan sebagai pengganti surfaktan sintetik menjadi alternatif pengganti. Biosurfaktan adalah surfaktan yang dihasilkan oleh mikroba yang bersifat ramah lingkungan dan mudah diuraikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi bakteri hidrokarbonoklastik (Halobacillus trueperi dan Rhodobacteraceae bacterium) dalam memproduksi biosurfaktan.
Uji potensi bakteri produksi biosurfaktan menggunakan metode oil spreading test. Penelitian ini menggunakan dua sumber karbon yaitu minyak bumi dan minyak jelantah. Selanjutnya dilakukan produksi biosurfaktan dengan menggunakan MSM yang ditambah 2% (v/v) sumber karbon dan dilakukan pada kondisi suhu, pH, dan salinitas yang baik bagi bakteri terpilih.
Hasil penelitian menunjukkan R. bacterium dengan sumber karbon minyak jelantah lebih berpotensi memproduksi biosurfaktan lebih besar dibandingkan dengan H. truperi. Isolat bakteri R. bacterium dapat memproduksi biosurfaktan sebesar 0,7047 g/L dan dapat menurunkan tegangan permukaan 40,80 mN/m hingga mencapai 30,09 mN/m. Berdasarkan hasil yang didapat biosurfaktan R. bacterium berpotensi digunakan akselerator biodegadasi hidrokarbon minyak bumi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Petroleum hydrocarbon contamination has occurred on land and sea waters. Numerous attempts have been made to address it, including the addition of synthetic surfactant compounds into the water. The use of synthetic surfactants turns out to have an impact on environmental degradation, so that the necessary alternative replacement to resolve it. The use of biosurfactant as a substitute for synthetic surfactants as alternative substitute. Biosurfactant is produced by microbial surfactants which are environmentally friendly and easy to untangle. This research was conducted to examine the potential of hidrocarbonoclastic bacteria (Halobacillus trueperi and Rhodobacteraceae bacterium) in producing biosurfactant.
The bacterial production of potential biosurfactant was tested using oil spreading method. This study uses two carbon sources Crude oil and used coconut oil (UCO). Biosurfactant production used the MSM plus 2% (v/v) as carbon sources at appropriate temperature, pH, and salinity for selected bacteria.
The results showed R. bacterium with UCO carbon sources produced potentially greater than biosurfactant from H. truperi. Bacterial isolates of R. bacterium could produce biosurfactant of 0.7047 g/L and reduce the surface tension of 40.80 mN/m to 30.09 mN/m. Based on the results, biosurfactan from R. bacterium could potentially use to accelerate biodegadation petroleum hydrocarbons.
Kata kunciBiosurfaktan, bakteri hidrokarbonoklastik, akselerator, biodegradasi Hidrokarbon.
Pembimbing 1Nuning Vita Hidayati, S.Pi., M.Si
Pembimbing 2Cut Nanda Sari, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.