Artikel Ilmiah : C1C022076 a.n. AMMARA NASHWA DWI PUTRI
| NIM | C1C022076 |
|---|---|
| Namamhs | AMMARA NASHWA DWI PUTRI |
| Judul Artikel | Pengaruh Investment Opportunity Set, Likuiditas, Profitabilitas, dan Kepemilikan Institusional Terhadap Kualitas Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini merupakan penelitian ilmiah yang bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas laba perusahaan sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Investment Opportunity Set, Likuiditas, Profitabilitas, dan Kepemilikan Institusional Terhadap Kualitas Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena memburuknya kualitas laba pada sektor consumer goods di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan karena adanya tekanan ekonomi dan kondisi laba yang fluktuatif menyebabkan perusahaan cenderung melakukan praktik manajemen laba. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis pengaruh investment opportunity set terhadap kualitas laba (2) Menganalisis pengaruh likuiditas terhadap kualitas laba (3) Menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap kualitas laba (4) Menganalisis pengaruh kepemilikan institusional terhadap kualitas laba. Penelitian ini menggunakan teori sinyal dan teori keagenan untuk menganalisis pengaruh investment opportunity set, likuiditas, profitabilitas, dan kepemilikan institusional terhadap kualitas laba. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 116 perusahaan dalam periode waktu 3 tahun, sehingga total populasi selama periode pengamatan berjumlah 348. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dengan rumus Slovin untuk menentukan ukuran sampel penelitian. Berdasarkan teknik tersebut, diperoleh 90 perusahaan sebagai sampel penelitian. Jumlah observasi awal sebanyak 270 data, kemudian dilakukan proses data screening guna mendeteksi Outlier menggunakan metode Interquartile Range (IQR) sehingga diperoleh 151 data observasi yang layak diolah lebih lanjut. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa : (1) Investment opportunity set tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba (2) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba (3) Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba. (4) Kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba. Penelitian ini memiliki beberapa implikasi yang relevan. Secara teoritis, profitabilitas terbukti menjadi sinyal yang andal dalam mencerminkan kualitas laba dan mendukung hipotesis rencana bonus dalam konteks teori akuntansi positif, di mana manajemen tetap menjaga kesesuaian laba dengan arus kas operasi. Bagi investor, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam menilai kualitas laba dengan memfokuskan pada indikator profitabilitas. Bagi manajemen, temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan kinerja operasional yang efektif. Di sisi lain, bagi akademisi, penelitian ini memberikan ruang bagi penelitian selanjutnya untuk mengeksplorasi variabel lain yang berpotensi memengaruhi kualitas laba. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena variabel yang digunakan memiliki pengaruh terbatas terhadap kualitas laba dan ukuran sampel berkurang setelah menghapus pencilan. Selain itu, terdapat faktor- faktor lain di luar model yang diduga berperan lebih signifikan dalam memengaruhi kualitas laba perusahaan consumer goods tahun 2022-2024. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to examine and analyze the factors influencing the earnings quality of consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The study is titled: “The Influence of Investment Opportunity Set, Liquidity, Profitability, and Institutional Ownership on Earnings Quality (An Empirical Study on Consumer Goods Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX))”. The research is motivated by the phenomenon of declining earnings quality in the Indonesian consumer goods sector in recent years, where economic pressures and fluctuating earnings have led companies to engage in earnings management practices. The objectives of this study are to analyze the influence of (1) investment opportunity set, (2) liquidity, (3) profitability, and (4) institutional ownership on earnings quality. This study utilizes signaling theory and agency theory as the theoretical framework. The population consists of 116 companies over a three-year period, totaling 348 population units. The sample was determined using a proportionate stratified random sampling technique with the Slovin formula, resulting in 90 companies. From 270 initial observations, data screening for Outliers was conducted using the Interquartile Range (IQR) method, yielding 151 final observations for analysis. Based on the results of the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis, the study finds that (1) Investment opportunity set has no significant effect on earnings quality (2) Liquidity has no significant effect on earnings quality (3) Profitability has a significant positive effect on earnings quality and (4) Institutional ownership has no significant effect on earnings quality. This research carries several relevant implications. Theoretically, profitability is proven to be a reliable signal of earnings quality and supports the bonus plan hypothesis within the context of positive accounting theory, where management maintains alignment between reported earnings and operating cash flows. For investors, these findings serve as a basis for assessing earnings quality by focusing on profitability indicators. For management, the results underscore the importance of effective operational performance. Furthermore, for academics, this study provides a foundation for future research to explore other variables that may influence earnings quality. This research has some limitations, as the variables used only partially explain earnings quality, and the sample size decreased due to Outlier removal. Other factors outside the model may play a more significant role in influencing the earnings quality of consumer goods companies from 2022 to 2024. |
| Kata kunci | Kualitas Laba, Investment Opportunity Set, Likuiditas, Profitabilitas, Kepemilikan Institusional |
| Pembimbing 1 | Dr. Bambang Setyobudi Irianto, S.E, M.Si., Ak |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 223 |
| Tgl. Entri | 2026-02-19 11:12:02.225608 |