Artikel Ilmiah : A1D021043 a.n. APRILIANI DWI RAHAYU

Kembali Update Delete

NIMA1D021043
NamamhsAPRILIANI DWI RAHAYU
Judul ArtikelKesesuaian Pertumbuhan Akanthomyces sp. pada Medium Sintetis Serta Aplikasinya Terhadap Penyakit Karat Daun Kopi Menggunakan Formula Cair Organik
Abstrak (Bhs. Indonesia)Budidaya tanaman kopi mengalami berbagai kendala sehingga menurunnya produksi kopi, salah satunya serangan patogen yang mengakibatkan penyakit karat daun kopi yang disebabkan oleh Hemileia vastarix. Pengendalian yang dilakukan petani menggunakan pengendalian secara kimia akan berdampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya untuk mengatasi masalah tersebut yang lebih ramah lingkungan dengan pengendalian secara hayati menggunakan Akanthomyces sp. dan penggunaan medium perbanyakan organik menjadi alternatif untuk menekan resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan medium terbaik bagi pertumbuhan koloni, mengetahui efektivitas formula cair organik sebagai formulasi perbanyakan, serta menguji aplikasinya dalam pengendalian penyakit karat daun kopi pada fase pembibitan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian dan experimental farm Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Agustus 2024 sampai Juni 2025. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan, yakni tahap pengujian medium sintetis, tahap pengujian medium formula cair yang digunakan, dan tahap aplikasi formula cair ke tanaman. Data pengamatan diameter Akanthomyces sp. pada medium sintetis dianalisis menggunakan uji T. Data pengujian Akanthomyces sp. terhadap penyakit karat daun kopi dianalisis secara statistik menggunakan sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan apabila hasil analisis sidik ragam berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncans’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medium SDA lebih mendukung pertumbuhan Akanthomyces sp. dibandingkan medium PDA. Formula cair organik berupa air kelapa, air cucian beras, dan air limbah tahu dapat digunakan sebagai medium alternatif perbanyakan Akanthomyces sp. dengan air kelapa menghasilkan kerapatan spora tertinggi. Aplikasi Akanthomyces sp. dalam formula cair organik pada konsentrasi 40 mL/L paling efektif dengan efektivitas pengendalian 53,19% dan dapat menekan perkembangan penyakit karat daun dibandingkan dengan perlakuan lainnya.



Abtrak (Bhs. Inggris)The cultivation of coffee plants faces numerous constraints leading to a decline in productivity, most notably the prevalence of coffee leaf rust caused by the pathogen Hemileia vastatrix. Conventional chemical control methods employed by farmers often result in detrimental environmental impacts. Consequently, there is a critical need for eco-friendly alternatives, such as biological control utilizing Akanthomyces sp., paired with organic multiplication media to mitigate resistance. This study aims to identify the optimal medium for colony growth, evaluate the efficacy of organic liquid formulas as propagation media, and assess their application in controlling coffee leaf rust during the nursery phase.The research was conducted at the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, and the experimental farm of Universitas Jenderal Soedirman from August 2024 to June 2025. The methodology progressed through several stages: testing synthetic media, evaluating the liquid formula media, and applying the liquid formula to the plants. Observation data regarding the diameter of Akanthomyces sp. on synthetic media were analyzed using a T-test. Data concerning the efficacy of Akanthomyces sp. against coffee leaf rust were statistically analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) at α 5% significance level; significant results were further scrutinized using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at α 5%.The results indicate that Sabouraud Dextrose Agar (SDA) supports the growth of Akanthomyces sp. more effectively than Potato Dextrose Agar (PDA). Organic liquid formulas—specifically coconut water, rice-washed water, and tofu wastewater—serve as viable alternative media for propagation, with coconut water yielding the highest spore density. The application of Akanthomyces sp. in an organic liquid formula at a concentration of 40 mL/L proved most effective, achieving a control efficacy of 53.19% and significantly suppressing the progression of leaf rust compared to other treatments.
Kata kunciAkanthomyces sp, karat daun kopi, media, biopestisida.
Pembimbing 1Woro Sri Suharti, S.P., M.P., Ph. D.
Pembimbing 2Nur Kholida Wulansari, S.P., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-02-19 10:32:47.70229
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.