Artikel Ilmiah : I1C022070 a.n. RAFIZA GANSI QUTROTU

Kembali Update Delete

NIMI1C022070
NamamhsRAFIZA GANSI QUTROTU
Judul ArtikelEfek Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii)
Terhadap Profil Histopatologi Glomerulus
Pada Ginjal Tikus Yang Diinduksi Streptozotocin
Abstrak (Bhs. Indonesia)Diabetik nefropati merupakan komplikasi diabetes melitus yang ditandai
oleh stres oksidatif, kerusakan struktur glomerulus, dan respons
peradangan ginjal. Streptozotocin (STZ) digunakan untuk menginduksi
kondisi diabetik nefropati pada tikus. Ekstrak kayu manis (Cinnamomum
burmannii) diketahui dapat menurunkan skor kerusakan histopatologi
glomerulus. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekstrak kayu
manis terhadap gambaran histopatologi glomerulus pada ginjal tikus yang
diinduksi STZ. Penelitian ini menggunakan tikus Wistar jantan yang
diinduksi STZ. Hewan uji dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol
sehat, STZ, metformin, serta ekstrak kayu manis (C. burmannii) dosis
150, 300, dan 600 mg/kgBB. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan
selama 21 hari. Evaluasi ginjal meliputi pengamatan makroskopis dan
pemeriksaan histopatologi glomerulus menggunakan pewarnaan hematoksilin-eosin. STZ menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah
disertai kerusakan glomerulus berupa penebalan kapsula Bowman dan
adhesi tuft glomerulus. Secara statistik menggunakan uji Mann-Whitney,
kelompok STZ, metformin, serta ekstrak kayu manis dosis 300 dan 600
mg/kgBB menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan kontrol sehat
(p < 0,05), sedangkan dosis 150 mg/kgBB tidak berbeda signifikan dari
kontrol sehat maupun metformin (p > 0,05) dan berbeda signifikan dengan
kelompok STZ (p < 0,05).
Abtrak (Bhs. Inggris)Diabetic nephropathy is a complication of diabetes mellitus characterized by
oxidative stress, structural damage to the glomerulus, and renal inflammatory responses. Streptozotocin (STZ) is used to induce diabetic nephropathy in
rats. Cinnamon extract (C. burmannii) is known to reduce glomerular histopathological damage scores. This study aimed to analyze the effect of
cinnamon extract on glomerular histopathological features and the number of neutrophil cells in the kidneys of STZ-induced rats. This study used male
Wistar rats induced with STZ. The animals were divided into six groups:
healthy control, STZ, metformin, and cinnamon extract (C. burmannii) at
doses of 150, 300, and 600 mg/kg body weight. Blood glucose levels were
measured for 21 days. Renal evaluation included macroscopic observation
and glomerular histopathological examination using hematoxylin–eosin
staining. STZ induced an increase in blood glucose levels accompanied by
glomerular damage in the form of Bowman’s capsule thickening and
glomerular tuft adhesion. Statistically, based on the Mann–Whitney test, the
STZ, metformin, and cinnamon extract doses of 300 and 600 mg/kg body
weight showed significant differences compared to the healthy control group
(p < 0.05), whereas the 150 mg/kg body weight dose showed no significant
difference compared to the healthy control or metformin groups (p > 0.05).
and was significantly different from the STZ group (p < 0.05).
Kata kunciEkstrak kayu manis (Cinnamomum burmannii), histopatologi ginjal, diabetik nefropati, streptozotocin.
Pembimbing 1Prof. Dr. Dra. apt. Warsinah, M.Si.
Pembimbing 2Dr. apt. Hanif Nasiatul Baroroh, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2026-02-18 13:50:26.471963
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.