Artikel Ilmiah : J1E020045 a.n. NAJWA FARAH ANDINA
| NIM | J1E020045 |
|---|---|
| Namamhs | NAJWA FARAH ANDINA |
| Judul Artikel | Teacher's Perception on The Use of Code-Switching in Online Course for Young Learners (Descriptive Qualitative Research on English for Everyone Online Course Teacher) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Andina, Najwa Farah, 2026. Teacher’s Perception on The Use of Code-Switching in Online Course for Young Learners. Skripsi. Pembimbing I: Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. Pembimbing II: Mustasyfa Thabib Kariadi, S.Pd., M.Pd. Ketua Penguji Eksternal: Muhamad Ahsanu, S.Pd., M.Sc., M.Hum., Ph.D. Penguji Eksternal: Drs. Ashari, M.Pd. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Pendidikan Bahasa, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Purwokerto. Penelitian ini mendeskripsikan persepsi guru terhadap penggunaan alih kode dalam kursus daring untuk pembelajar muda serta mengeksplorasi bagaimana alih kode berfungsi dalam proses pengajaran. Penelitian ini mengadopsi definisi umum alih kode yang dikemukakan oleh Wardhaugh (2015). Untuk menganalisis jenis alih kode, penelitian ini menggunakan teori dari Poplack (1980), serta teori dari Ferguson (2003) untuk mengategorikan fungsi alih kode di kelas. Kerangka teori tersebut digunakan untuk mengkaji bagaimana alih kode dipersepsikan sebagai alat pedagogis di kelas daring. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru bilingual, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan kerangka deskriptif kualitatif yang dimodelkan oleh Creswell (2017). Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memandang alih kode diterapkan secara efektif dan memiliki tiga fungsi utama di kelas, sejalan dengan kerangka Ferguson (2003), yaitu akses kurikulum, manajemen kelas, dan hubungan interpersonal. Berdasarkan frekuensi jenis alih kode, jenis yang paling sering digunakan adalah alih kode intra-sentensial, yang terutama digunakan guru untuk memperkenalkan kosakata baru dan menjelaskan konsep. Selain itu, penggunaannya mencerminkan sensitivitas guru terhadap kebutuhan linguistik siswa, khususnya dalam mendukung pemahaman dan mengurangi kecemasan belajar. Dengan demikian, alih kode tampak sebagai strategi pengajaran yang bertujuan jelas untuk memfasilitasi penyampaian materi yang efektif sekaligus membangun interaksi kelas yang suportif. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Andina, Najwa Farah, 2026. Teacher’s Perception on The Use of Code-Switching in Online Course for Young Learners. Thesis. Supervisor I: Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. Supervisor II: Mustasyfa Thabib Kariadi, S.Pd., M.Pd. Chief External Examiner: Muhamad Ahsanu, S.Pd., M.Sc., M.Hum., Ph.D. External Examiner: Drs. Ashari, M.Pd. Ministry of Higher Education, Science, and Technology, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, Department of Language Education, English Language Education Study Program, Purwokerto. This research describes teachers' perceptions of code-switching in an online course for young learners and explores how it functions in the teaching process. This research adopted the general definition of code-switching proposed by Wardhaugh (2015). To analyse the type of code-switching, this study used theory from Poplack (1980) and Ferguson (2003) to categorize the function of code-switching in the class. These frameworks were used to examine how code-switching is perceived as a pedagogical tool in the online classroom. The methodology of this research is a qualitative descriptive approach. Data were collected through classroom observations, interview with the bilingual teacher, and documentation. The data were analyzed using a descriptive qualitative framework modeled by Creswell (2017). The findings indicate that the teacher viewed code-switching was effectively applied and served three main functions in the classroom, in line with Ferguson’s (2003) framework: curriculum access, classroom management, and interpersonal relations. Based on the frequency of code-switching types, the most frequently used was intra-sentential code-switching, which the teacher mostly used to introduce new vocabulary and explain concepts. In addition, its use reflected the teacher’s sensitivity to students’ linguistic needs, particularly in supporting comprehension and reducing learning anxiety. Thus, code-switching appeared to be a purposeful teaching strategy that facilitates both effective teaching delivery and supportive classroom interaction. |
| Kata kunci | Bilingual Teacher, Code-switching, Online Classroom, Young Learners |
| Pembimbing 1 | Erna Wardani, S.Pd.,M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Mustasyfa Thabib Kariadi, S.Pd.,M.Pd. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 115 |
| Tgl. Entri | 2026-02-17 22:04:47.206606 |