Artikel Ilmiah : P2D022007 a.n. MUHAMMAD IRFANI ABDULLAH

Kembali Update Delete

NIMP2D022007
NamamhsMUHAMMAD IRFANI ABDULLAH
Judul ArtikelANALYSIS OF THE COMPETITIVENESS OF INDONESIAN SUGAR EXPORT IN THE SOUTH EAST ASIA REGION
Abstrak (Bhs. Indonesia)Industri gula memiliki peran yang cukup penting dalam perekonomian Indonesia karena dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Berlakunya AFTA (ASEAN Free Trade Area) memberikan kemudahan transaksi ekspor dan impor di antara negara – negara anggota ASEAN. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing ekspor gula Indonesia di kawasan ASEAN dan mengestimasikan kecenderungan ekspor gula Indonesia. Analisis daya saing menggunakan metode RCA (Revealed Comparative Advantage) sementara estimasi kecenderungan ekspor menggunakan analisis trend. Hasil analisis RCA menunjukkan Indonesia memiliki nilai daya saing yang rendah tetapi menunjukkan peningkatan dalam 3 tahun terakhir. Sedangkan Thailand dan Myanmar menunjukkan nilai RCA yang cenderung menurun. Penurunan nilai RCA Thailand disebabkan adanya pengembangan industri ethanol berbasis tebu. Sedangkan penurunan nilai RCA Myanmar disebabkan penurunan luas areal tebu dan hanya bersifat sementara. Sementara dari hasil analisa trend nilai ekspor gula Indonesia berada pada grafik yang meningkat. Negara yang menjadi tujuan utama ekspor gula Indonesia adalah Vietnam. Vietnam juga menunjukkan tren peningkatan impor gula. Hal ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk terus meningkatkan nilai ekspornya.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sugar industry has an important role in the Indonesian economy because of its ability to absorp a lot of manpower. AFTA (ASEAN Free Trade Area) provides transaction convenience both export and import between the member of ASEAN. This study aims to analyze the competitiveness of Indonesian sugar export inside ASEAN area and to estimate the trend of Indonesian sugar export. The competitiveness analysis uses RCA (Revealed Comparative Advantage) method while trend estimation uses Trend analysis. The RCA analysis result shows that Indonesia has low competitiveness but shows progress in last 3 years. While RCA analysis of Thailand and Myanmar shows declining trend. The declining trend of Thailand’s RCA is caused by the development of sugar cane based ethanol industry. While the declining trend of Myanmar’s RCA is caused by the decrease of sugarcane area and only temporary. The trend analysis result shows that Indonesian sugar export is increasing. The main export destination country for Indonesian sugar product is Vietnam. Vietnam also shows increasing trend in sugar import. So it will become an opportunity for Indonesia to increase its export value.
Kata kuncicompetitiveness, sugar, export
Pembimbing 1Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P.
Pembimbing 2Dr. Ir. Djeimy Kusnaman, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2026-02-16 11:11:25.453967
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.