Artikel Ilmiah : E1A022090 a.n. RENATA BUNGA ARDNES
| NIM | E1A022090 |
|---|---|
| Namamhs | RENATA BUNGA ARDNES |
| Judul Artikel | Perlindungan Hukum Terhadap PT Pegadaian sebagai Kreditur Gadai Efek berdasarkan Prinsip Paritas Creditorium dalam PKPU PT WMP Tbk sebagai Debitur |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | PT Pegadaian merupakan lembaga keuangan tertua di Indonesia yang memberikan pinjaman berbasis hukum gadai, salah satunya menyalurkan pinjaman melalui gadai efek dengan jaminan saham atau obligasi tanpa warkat (scriptless) di Bursa Efek Indonesia. Praktiknya memiliki risiko hukum saat Debitur mengalami business failure hingga masuk status PKPU, yang berdampak pada volatilitas efek. Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap PT Widodo Makmur Tbk (“PT WMP Tbk”) memiliki kredit macet yang diajukan permohonan PKPU, di mana PT Pegadaian mendaftarkan diri sebagai kreditur lain demi pelunasan piutang secara Prorate. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip Paritas Creditorium dan perlindungan hukum bagi PT Pegadaian. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, dengan analisis data secara normatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan prinsip Paritas Creditorium pada PKPU PT WMP Tbk diwujudkan melalui split tagihan yang membagi kedudukan PT Pegadaian sebagai Kreditur Separatis sekaligus Kreditur Konkuren. Perlindungan hukum terhadap PT Pegadaian terpenuhi secara Preventif melalui Pasal 1131, Pasal 1156 dan Pasal 1157 KUHPerdata Jo. Pasal 138 dan Pasal 270 ayat (1) UU K-PKPU serta Pasal 15 ayat (5) dan ayat (7) Jo. Pasal 17 ayat (1) Perjanjian Gadai Efek dan secara Represif melalui Putusan Homologasi Nomor 340/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | PT Pegadaian is the oldest financial institution in Indonesia that provides pawn-based loans, one of which is channeling loans through securities pawn with collateral in the form of scriptless shares or bonds on the Indonesia Stock Exchange. In practice, this carries legal risks when the debtor experiences business failure and enters PKPU status, which has an impact on securities volatility. This research is a case study of PT Widodo Makmur Tbk (“PT WMP Tbk”) which has bad debts and has filed for PKPU, where PT Pegadaian has registered itself as Other Creditors for the purpose of prorated debt repayment. This study aims to analyze the application of the Paritas Creditorium principle and legal protection for PT Pegadaian. The research method used is normative juridical with prescriptive analytical research specifications. Data collection was carried out through literature study, with normative data analysis. The results show that the application of the Paritas Creditorium principle in the PKPU of PT WMP Tbk is realized through a split bill that divides the position of PT Pegadaian as a Separate Creditor and a Concurrent Creditor. Legal protection for PT Pegadaian is fulfilled preventively through Articles 1131, 1156, and 1157 of the Civil Code in conjunction with Articles 138 and 270 paragraph (1) of the K-PKPU Law as well as Articles 15 paragraph (5) and paragraph (7) in conjunction with Article 17(1) of the Pledge Agreement, and repressively through Homologation Decision No. 340/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst. |
| Kata kunci | Perlindungan Hukum; Paritas Creditorium; Gadai Efek; Kedudukan Hukum Kreditur; dan PKPU. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Sulistyandari, S.H., M. Hum |
| Pembimbing 2 | Ulil Afwa, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Maria Mu'ti Wulandari, S.H.,M.H. |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2026-02-13 09:21:32.834174 |