| NIM | A1D021158 |
| Namamhs | ZULFA NAILA PUTRI MUBAROK |
| Judul Artikel | Evaluasi Awal Mutan (M0) Kacang Tanah Toleran Aluminium pada Media Masam Secara In Vitro |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan komoditas pangan penting, namun produktivitasnya masih terbatas oleh lahan masam dengan pH rendah dan kandungan aluminium (Al) tinggi yang menghambat pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mutan M0 kacang tanah yang toleran terhadap cekaman aluminium pada media pH rendah serta mengevaluasi potensinya sebagai bahan awal pemuliaan tanaman. Penelitian dilakukan secara in vitro menggunakan embrio zigotik varietas Gajah dan Domba yang direndam dalam larutan ethyl methanesulphonate (EMS) konsentrasi 0,3%, 0,4%, dan 0,5%, kemudian ditanam pada media MS tanpa dan dengan penambahan AlCl₃.6H₂O 500 ppm. Pengamatan dilakukan selama sembilan minggu terhadap parameter pertumbuhan dan karakter morfologi tanaman, dengan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutan M0 kacang tanah hasil perlakuan EMS memiliki keragaman respons pertumbuhan dan tingkat toleransi terhadap cekaman aluminium pada media pH rendah. Pada kondisi cekaman aluminium, varietas Domba secara umum menunjukkan respons pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan varietas Gajah. Mutan DM3-I3 menunjukkan performa pertumbuhan terbaik pada media dengan cekaman aluminium di antara seluruh mutan yang terseleksi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Peanut (Arachis hypogaea L.) is an important food crop; however, its productivity is still constrained by acidic soils with low pH and high aluminum (Al) content, which inhibit plant growth. This study aimed to identify M0 peanut mutants tolerant to aluminum stress under low pH conditions and to evaluate their potential as initial materials for plant breeding programs. The research was conducted in vitro using zygotic embryos of the Gajah and Domba varieties treated with ethyl methanesulphonate (EMS) at concentrations of 0.3%, 0.4%, and 0.5%, followed by cultivation on MS media with and without the addition of AlCl₃.6H₂O at 500 ppm. Observations were carried out for nine weeks on growth parameters and plant morphological characteristics, with data analyzed descriptively. The results of this study indicated that M0 peanut mutants obtained through EMS treatment exhibited a wide range of variability in growth responses as well as in their levels of tolerance to aluminum stress under low pH conditions. Under aluminum stress conditions, the Domba variety generally demonstrated better growth responses compared to the Gajah variety. Among the evaluated mutants, the DM3-I3 mutant exhibited the best growth performance under aluminum stress conditions. |
| Kata kunci | Tanaman toleran aluminium, ethyl methane sulphonate, seleksi in vitro, induksi mutasi, mutan kacang tanah |
| Pembimbing 1 | Fatichin, S.P., M.P., Ph.D |
| Pembimbing 2 | Zulfa Ulinnuha, S.P., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2026-02-10 12:27:19.227202 |
|---|