Artikel Ilmiah : E1A019261 a.n. SALSABILA AULYA SABRINA

Kembali Update Delete

NIME1A019261
NamamhsSALSABILA AULYA SABRINA
Judul ArtikelPERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN
SEKSUAL STUDI KASUS DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH
PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KABUPATEN TEGAL (UPTD
PPA KABUPATEN TEGAL)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia menunjukkan peningkatan yang
signifikan, termasuk di Kabupaten Tegal yang memiliki tingkat kasus kekerasan
terhadap perempuan dan anak yang relatif tinggi. Sebagai upaya penanganan dan
perlindungan korban, Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal membentuk layanan
terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang dikelola oleh Unit Pelaksana
Teknis Daerah (UPTD) di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada
anak korban kekerasan seksual serta mengkaji peran dan hambatan yang dihadapi oleh
UPTD PPA Kabupaten Tegal dalam pelaksanaan tugasnya. Metode penelitian yang
digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data
diperoleh melalui wawancara sebagai data primer dan studi kepustakaan sebagai data
sekunder. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dan disajikan
dalam bentuk teks naratif dengan menggunakan teori perlindungan hukum dan sistem
hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD PPA Kabupaten Tegal telah
melaksanakan perlindungan hukum melalui pendampingan dalam proses penegakan
hukum, pemberian layanan medis dan psikologis, rehabilitasi, serta pemulangan dan
reintegrasi sosial korban. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa
keterbatasan sumber daya manusia, khususnya tidak tersedianya tenaga psikiater, serta
belum tersedianya sarana dan prasarana berupa rumah perlindungan. Selain itu,
rendahnya pemahaman masyarakat dan adanya stigma negatif terhadap korban yang
berdampak menghambat pelaporan kasus kekerasan seksual.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sexual violence against children in Indonesia has shown a significant increase,
including in Tegal Regency, which has a relatively high rate of violence against women
and children. As an effort to address and protect victims, the Tegal Regency
Government has established an integrated Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)
service managed by Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) under Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana (DP3AP2KB). This study aims to analyze the forms of legal
protection provided to child victims of sexual violence and to examine the role and
obstacles faced by the UPTD PPA Kabupaten Tegal in carrying out its duties. The
research method used is empirical legal research with a qualitative approach. Data
was obtained through interviews as primary data and literature studies as secondary
data. The collected data were analyzed descriptively and qualitatively and presented
in narrative form using legal protection theory and legal systems. The results of the
study show that the UPTD PPA Kabupaten Tegal has implemented legal protection
through assistance in the law enforcement process, the provision of medical and
psychological services, rehabilitation, and the repatriation and social reintegration of
victims. However, there are still obstacles in the form of limited human resources,
particularly the unavailability of psychiatrists, as well as the lack of facilities and
infrastructure in the form of shelters. In addition, low public awareness and negative
stigma against victims hinder the reporting of sexual violence cases.
Kata kunciAnak Korban, Perlindungan Hukum, Kekerasan Seksual
Pembimbing 1 Prof. Dr. Angkasa, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Rani Hendriana, S.H., M.H.
Pembimbing 3Prof. Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H.
Tahun2026
Jumlah Halaman27
Tgl. Entri2026-02-07 11:17:27.806489
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.