Artikel Ilmiah : C1A022117 a.n. DEFANY SHAQI YASMINE

Kembali Update Delete

NIMC1A022117
NamamhsDEFANY SHAQI YASMINE
Judul ArtikelDETERMINAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)kemandirian fiskal daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah. Kabupaten Banyumas memiliki potensi ekonomi dan jumlah penduduk yang besar, namun kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah masih relatif rendah dan menunjukkan fluktuasi kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, inflasi, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Banyumas serta mengidentifikasi potensi pajak dan retribusi daerah yang dapat dioptimalkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode regresi linier berganda menggunakan data sekunder periode 2007–2024 dengan 17 observasi. Selain itu, Tipologi Klassen digunakan untuk memetakan potensi pajak dan retribusi daerah berdasarkan tingkat pertumbuhan dan kontribusinya terhadap PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan jumlah penduduk, inflasi, dan Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Banyumas. Secara parsial, jumlah penduduk dan Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah, sedangkan inflasi tidak berpengaruh signifikan. Pemetaan Tipologi Klassen menunjukkan bahwa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) merupakan sumber pajak daerah kategori prima, sedangkan Retribusi Pelayanan Pasar dan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah menjadi sumber retribusi unggulan. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi sumber pendapatan daerah potensial guna memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Banyumas.

Abtrak (Bhs. Inggris)Local Own-Source Revenue (PAD) is an important indicator of regional fiscal independence in the implementation of regional autonomy. Banyumas Regency has considerable economic potential and a large population; however, the contribution of PAD to total regional revenue remains relatively low and shows fluctuating performance. This study aims to analyze the effects of population size, inflation, and the Open Unemployment Rate (TPT) on Local Own-Source Revenue in Banyumas Regency and to identify potential regional taxes and levies that can be optimized. This study employs a quantitative descriptive approach using multiple linear regression analysis with secondary data from 2007–2024 consisting of 17 observations. In addition, the Klassen Typology method is applied to map the potential of regional taxes and levies based on their growth rates and contributions to PAD. The results show that population size, inflation, and the Open Unemployment Rate simultaneously have a significant effect on PAD. Partially, population size and the Open Unemployment Rate have a significant effect on PAD, while inflation does not have a significant effect. The Klassen Typology analysis shows that the Land and Building Rights Acquisition Fee (BPHTB) is categorized as a prime regional tax source, while Market Service Levies and Regional Asset Utilization Levies are identified as leading retribution sources. These findings highlight the importance of optimizing potential local revenue sources to strengthen regional fiscal independence in Banyumas Regency.
Kata kunciPendapatan Asli Daerah, Jumlah Penduduk, Inflasi, Tingkat Pengangguran Terbuka, Tipologi Klassen.
Pembimbing 1Arif Andri Wibowo
Pembimbing 2Bambang
Pembimbing 3Atik Munggiarti
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-02-06 21:58:35.359064
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.