Artikel Ilmiah : E1A022007 a.n. CHIKA IHSANIA FEBRIANTI

Kembali Update Delete

NIME1A022007
NamamhsCHIKA IHSANIA FEBRIANTI
Judul ArtikelTANGGUNG JAWAB HUKUM PELAKU USAHA ATAS PEREDARAN PEMBENAH TANAH ORGANIK YANG TIDAK SESUAI DENGAN JANJI YANG DINYATAKAN DALAM ETIKET KETERANGAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus/2024/PN Psb)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peredaran pembenah tanah organik sebagai produk pertanian menuntut kesesuaian antara informasi etiket dan kondisi nyata produk sebagai bentuk perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis tanggung jawab hukum pelaku usaha atas peredaran pembenah tanah organik yang tidak sesuai dengan etiket berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan studi Putusan Nomor 8/Pid.Sus/2024/PN Psb. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis, serta analisis data secara kualitatif melalui kajian bahan hukum kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus/2024/PN Psb yang mana menunjukkan bahwa ketidaksesuaian etiket mengakibatkan konsumen dirugikan dan menunjukkan tidak terpenuhinya kewajiban pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur. Putusan Nomor 8/Pid.Sus/2024/PN Psb menegaskan bahwa pelaku usaha tetap bertanggung jawab atas kerugian konsumen, sehingga perlindungan konsumen menuntut adanya kepatuhan terhadap informasi produk sebagai dasar keadilan dan kepastian hukum dalam peredaran produk pertanian.
Abtrak (Bhs. Inggris)The distribution of organic soil conditioners as agricultural products requires consistency between label information and actual product conditions as a form of consumer protection. This study aims to analyse the legal responsibility of business actors for the distribution of organic soil conditioners that do not comply with the label based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection with a study of Decision Number 8/Pid.Sus/2024/PN Psb. The research approach is normative legal with descriptive analytical specifications, as well as qualitative data analysis through a review of legal literature. Based on the results of the research and discussion in Decision Number 8/Pid.Sus/2024/PN Psb, it shows that the non-compliance of the label caused consumers to suffer losses and indicated that the business operator had failed to fulfil its obligation to provide accurate, clear, and honest information. Judgment Number 8/Pid.Sus/2024/PN Psb emphasises that business actors remain responsible for consumer losses, so that consumer protection requires compliance with product information as the basis for justice and legal certainty in the distribution of agricultural products.
Kata kunciTanggung jawab hukum, Pelaku Usaha, Perlindungan Konsumen, Peredaran Pembenah Tanah Organik
Pembimbing 1Agus Mardianto, S.H., M.H.
Pembimbing 2Normalita Destyarini, S.H.,M.H.
Pembimbing 3Handityo Basworo, S.H.,M.H.
Tahun2026
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2026-02-05 08:18:02.980316
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.