Artikel Ilmiah : F1A022039 a.n. MEGI WIYASRI

Kembali Update Delete

NIMF1A022039
NamamhsMEGI WIYASRI
Judul ArtikelPERSEPSI GENERASI Z TERHADAP PENGHITUNGAN WETON
DALAM PERNIKAHAN ADAT JAWA DI KECAMATAN CIMANGGU,
CILACAP, JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tradisi penghitungan weton dalam pernikahan adat Jawa masih menjadi praktik budaya yang
bertahan di tengah arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi
generasi Z di Desa Gumilang terhadap tradisi penghitungan weton dalam pernikahan adat Jawa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
Teknik analisis data menggunakan metode analisis interaktif, yang meliputi tahap pengumpulan
data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
informan yang memercayai penghitungan weton dilandasi kepatuhan kepada orang tua dan
penghormatan terhadap adat istiadat. Sebaliknya, informan yang memilih tidak memercayai
pengitungan weton menganggap hal tersebut tidak rasional dan tidak berhubungan dengan nasib
pernikahan mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan generasi Z saat ini merupakan
wujud kepatuhan mereka pada otoritas orang tua, bukan didasarkan pada kepercayaan individu
secara sadar. Secara teoretis, temuan ini menegaskan bahwa kekuasaan (otoritas) menjadi strategi
untuk melestarikan kepercayaan yang sudah diyakini turun temurun.
Abtrak (Bhs. Inggris)The tradition of calculating weton in Javanese customary marriages remains a cultural practice
that endures amid modernization. This study aims to describe the perceptions of generation Z in
Gumilang Village regarding the tradition of calculating weton in Javanese customary marriages.
This research uses a qualitative method. Data were collected through observation, interviews, and
documentation. The sampling technique employed purposive sampling. Data analysis was
conducted using an interactive analysis method, which includes stages of data collection, data
reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that informants
who trust in weton calculation are motivated by obedience to their parents and respect for customary
traditions. Conversely, informants who choose not to believe in weton calculation consider it
irrational and unrelated to their marital destiny. These findings indicate that the beliefs of
generation Z today represent their compliance with parental authority, rather than being based on
consciously held individual beliefs. Theoretically, these findings affirm that power (authority) serves
as a strategy to preserve beliefs that have been passed down through generations.
Kata kunciKata Kunci: Generasi Z, Tradisi Weton, Kepercayaan, Kekuasan
Pembimbing 1Dr. Nanang Martono, Sos. M.Si.
Pembimbing 2Niken Paramarti Dasuki, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 3Puri Septiana Nursetiyawati, S.Sos., M.Si.
Tahun2026
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2026-01-30 14:19:05.820943
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.