Artikel Ilmiah : I1B022012 a.n. DINI AMALIA

Kembali Update Delete

NIMI1B022012
NamamhsDINI AMALIA
Judul ArtikelHubungan Persepsi Risiko Kanker payudara dengan Motivasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Kanker payudara menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita di seluruh dunia sehingga diperlukan deteksi dini seperti pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sebagai bentuk pencegahan awal terhadap kanker payudara. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dalam pelaksanaannya sangat dipengaruhi oleh motivasi individu yang dapat terbentuk dari persepsi risiko terhadap kemungkinan terkena kanker payudara sehingga persepsi risiko berperan dalam mendorong perilaku SADARI.

Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 218 mahasiswi aktif Jurusan Keperawatan FIKes Unsoed angkatan 2022 – 2024 yang dipilih dengan teknik simpel random sampling dan dianalisis menggunakan uji Gamma. Instrumen yang digunakan adalah Breast Cancer Perception Scale dan instrumen motivasi SADARI.

Hasil Penelitian : Persepsi risiko mahasiswi terhadap kanker payudara dalam kategori positif 50,9 % dan motivasi SADARI dalam kategori tinggi 65,6%. Terdapat hubungan signifikan dan arah hubungan positif antara persepsi risiko kanker payudara dengan motivasi SADARI dengan nilai p = 0,000 (p-value < 0,05) dan nilai r = 0,601.

Kesimpulan : Mahasiswi Keperawatan angkatan 2022-2024 memiliki persepsi risiko positif dan motivasi pemeriksaan payudara sendiri yang tinggi. Semakin positif persepsi risiko kanker payudara maka semakin tinggi motivasi pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Breast cancer is one of the leading causes of death among women worldwide, necessitating early detection methods such as breast self-examination (BSE) as a form of early prevention against breast cancer. Breast self-examination (BSE) is greatly influenced by individual motivation, which can be shaped by perceptions of the risk of developing breast cancer, meaning that risk perception plays a role in encouraging BSE behavior.
Methodology: This study used a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 218 active female students majoring in Nursing at the Faculty of Health Sciences, University of Soedirman, from the 2022-2024 cohorts, selected using simple random sampling and analyzed using the Gamma test. The instruments used were the Breast Cancer Perception Scale and the SADARI motivation instrument.
Research Results : Female students' prception of breast cancer risk in the positive category was 50.9% and SADARI motivation in the high category was 65.6%. There was a significant and positive relationship between breast cancer risk perception and SADARI motivation with a p-value of 0.000 (p-value < 0.05) and an r-value of 0.601.
Conclusion : Nursing students in the 2022-2024 intake have a positive risk perception and high motivation for breast self-examination. The more positive the breast cancer risk perception, the higher the motivation for breast self-examination (BSE
Kata kunciMotivasi, Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), Persepsi Risiko
Pembimbing 1Nina Setiawati, M.Kep.,Ns.,Sp.Kep.M
Pembimbing 2Aprilia Kartikasari, S.Kep.,Ns.,M.Kep
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-01-30 11:08:47.391207
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.