Artikel Ilmiah : I1J022015 a.n. SHAHNAZ SAFA FADILLA

Kembali Update Delete

NIMI1J022015
NamamhsSHAHNAZ SAFA FADILLA
Judul ArtikelThe Relationship between Family Support and Self-Management in Hypertension Patients at the Jatilawang Public Health Center
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui pengelolaan diri yang efektif untuk mencegah komplikasi. Dukungan keluarga merupakan faktor eksternal yang penting dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan diri pada pasien hipertensi, terutama di daerah pedesaan. Namun, studi sebelumnya melaporkan temuan yang tidak konsisten mengenai hubungan antara dukungan keluarga dan pengelolaan diri. Studi ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan keluarga dan pengelolaan diri pada pasien hipertensi di Pusat Kesehatan Masyarakat Jatilawang.
Metodologi: Desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 295 pasien hipertensi direkrut menggunakan sampling purposif dari wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat Jatilawang. Dukungan keluarga diukur menggunakan Skala Dukungan Keluarga (FSS), sedangkan pengelolaan diri diukur menggunakan Kuesioner Perilaku Pengelolaan Hipertensi (HSMBQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Somers'D.
Hasil: Usia median responden adalah 57 tahun. Sebagian besar responden adalah perempuan, memiliki latar belakang pendidikan sekolah negeri atau setara, dan tidak bekerja. Sebagian besar responden melaporkan tingkat dukungan keluarga yang moderat (44,1%) dan tingkat pengelolaan diri yang cukup (59,0%). Analisis statistik menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara dukungan keluarga dan pengelolaan diri di antara pasien hipertensi dengan kekuatan korelasi lemah (p = 0,001; r = 0,257).
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Hypertension is a non-communicable disease that requires long-term management through effective self-management to prevent complications. Family support is a key external factor that can enhance self-management abilities among patients with hypertension, particularly in rural settings. However, previous studies have reported inconsistent findings regarding the relationship between family support and self-management. This study aimed to examine the association between family support and self-management among patients with hypertension at Jatilawang Public Health Center.
Methodology: Quantitative design with a cross-sectional approach. A total of 295 hypertensive patients were recruited using purposive sampling from the working area of the Jatilawang Community Health Center. Family support was measured using the Family Support Scale (FSS), while self-management was measured using the Hypertension Self-Management Behavior Questionnaire (HSMBQ). Data analysis was performed using Somers' D correlation test.
Results: The median age of respondents was 57 years. Most respondents were female, had a public school education or equivalent, and were unemployed. Most respondents reported moderate levels of family support (44.1%) and adequate levels of self-management (59.0%). Statistical analysis showed a significant positive correlation between family support and self-management among hypertensive patients with a weak correlation strength (p = 0.001; r = 0.257).
Conclusion: Family support is significantly associated with self-management among patients with hypertension at Jatilawang Public Health Center. Enhanced family support should be considered an important component in interventions aimed at optimizing long-term hypertension management.
Kata kunciKata Kunci: Dukungan Keluarga, Hipertensi; Self-Management
Pembimbing 1Agis Taufik, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB.
Pembimbing 2Reza Fajar Amalia, S.Kep., Ns., M.Kep.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-01-30 11:06:54.477124
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.