Artikel Ilmiah : F1A022078 a.n. FATYA NURNAYLA
| NIM | F1A022078 |
|---|---|
| Namamhs | FATYA NURNAYLA |
| Judul Artikel | Gaya Hidup Urban dan Konsumsi Simbolik: Fenomena Penggunaan Tumbler sebagai Simbol Status Sosial di Kalangan Mahasiswi Unsoed |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penggunaan high-end brand tumbler oleh mahasiswi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) merepresentasikan gaya hidup urban dan simbol status sosial dan apa saja alasan mahasiswi Unsoed menggunakan tumbler. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara mendalam kepada informan yang dipilih secara purposif, mencakup pengguna high-end brand tumbler dan non-brand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tumbler tidak lagi sekadar memenuhi fungsi praktis, tetapi telah menjadi bagian dari konsumsi simbolik yang mencerminkan identitas, selera, dan posisi sosial. Mahasiswi memilih tumbler berdasarkan desain, estetika, nilai eksklusivitas, serta dorongan sosial, seperti pengaruh teman, keluarga, media sosial, hingga fenomena Fear of Missing Out (FoMO). Selain itu, high-end brand tumbler dianggap sepadan dari segi harga, kualitas, dan citra sosial yang diperoleh. Media sosial dan influencer juga berperan besar dalam membentuk persepsi serta memperluas tren penggunaan tumbler. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tumbler telah bertransformasi menjadi simbol gaya hidup modern di kalangan mahasiswi karena mengalami pergeseran pola konsumsi dari kebutuhan fungsional menuju konsumsi berbasis simbolik sebagaimana dijelaskan dalam teori Jean Baudrillard. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to understand how the use of high-end brand tumblers by female students at Jenderal Soedirman University (Unsoed) represents urban lifestyle and functions as a symbol of social status and what are the reasons they choose to use tumblers. A qualitative approach was employed through in-depth interviews with purposively selected informants, including users of both high-end brand and non-brand tumblers. The findings reveal that tumbler usage has shifted beyond practical needs and has become part of symbolic consumption reflecting identity, taste, and social position. Students choose tumblers based on design, aesthetics, exclusivity, and social influences such as peers, family, social media, and the phenomenon of Fear of Missing Out (FoMO). Moreover, high-end brand tumblers are perceived as worth the price due to their quality and associated social image. Social media and influencers play a significant role in shaping perceptions and expanding tumbler usage trends. This study concludes that tumblers have transformed into symbols of modern lifestyle among students, marking a shift from functional consumption to symbolic consumption, as explained by Jean Baudrillard’s theory. |
| Kata kunci | Tumbler; Gaya Hidup; Konsumsi Simbolik; Status Sosial |
| Pembimbing 1 | Dr. Joko Santoso, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Amalia Nur Ramadhani, S.SOS., M.Si. |
| Pembimbing 3 | Dr. Rili Windiasi, M.Si. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2026-01-28 19:37:05.707156 |