| NIM | D1A022126 |
| Namamhs | DITA CAHYANINGRUM |
| Judul Artikel | Pemberdayaan Kelompok Griya Tani Desa Sikapat melalui Pemanfaatan Limbah Kerabang Telur menjadi Pupuk Organik Cair
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi melalui perguruan tinggi berbasis program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Unit Pengabdian Masyarakat, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman sebagai tim pelaksana PPK Ormawa mengimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan di Desa Sikapat. Potensi limbah kerabang telur berasal dari salah satu perusahaan unggas di Desa Sikapat yaitu sebanyak 7 ton/bulan yang diberikan kepada pihak ketiga untuk dikelola. Tercatat 100% limbah kerabang telur tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal karena keseluruhan hanya dialokasikan ke kebun sekitar yang bisa memberi pengaruh buruk bila dilakukan dalam jangka waktu panjang. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk berkolaborasi dengan Kelompok Griya Tani Desa Sikapat dalam pemanfaatan limbah kerabang telur menjadi pupuk organik cair, dan meningkatkan pengetahuan anggota kemompok, serta meningkatkan pendapatan petani. Metode yang digunakan pada yaitu sosialisasi pelatihan pembuatan pupuk organik cair limbah kerabang telur dan demonstrasi secara langsung. Pembuatan pupuk organik cair menggunakan perlakuan yang berbeda, yaitu non kerabang (P2), kerabang murni (P3) kerabang dicuci (P4), dan kerabang direbus (P5) dengan variabel kontrol yaitu urin murni (P1). Materi yang digunakan dalam pembuatan pupuk organik cair limbah kerabang telur terdiri dari urin domba 20 liter, kerabang telur 1,2 kg (kerabang murni 400 gr, kerabang cuci 400 gr, kerabang rebus 400 gr), air cucian beras 1,6 liter, air kelapa 1,6 liter, bonggol pisang 320 gr, molases 320 ml, EM4 32 ml, dan air sumur 2,528 liter. Hasil pengabdian ini menunjukkan kualitas pupuk organik cair ditinjau dari kadar total dissolved solids (TDS), garam (salt), dan pH menggunakan TDS meter diperoleh hasil yang sangat tinggi serta pH yang baik, karena sesuai KepMentan Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Kualitas pupuk organik cair ditinjau dari kadar kalsium (Ca), dan magnesium (Mg) telah memenuhi SNI-19-7030-2004 dan Fe memenuhi KEPMENTAN 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Adanya peningkatan pengetahuan Kelompok Griya Tani tentang pupuk organik cair terlihat dari peningkatakan rata-rata dari pretest ke postest sebesar 17,07 dan N-gain 43% dalam kategori sedang. Berdasarkan kegiatan ini disimpulkan bahwa pupuk organik cair yang dihasilkan sudah sesuai SNI-19-7030-2004 dan KEPMENTAN 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Terdapat peningkatan pengetahuan Kelompok Griya Tani tentang pupuk organik cair sebesar 17,07 dan N-gain 43% (kategori sedang), serta memiiki minat yang tinggi untuk melakukan praktik pembuatan pupuk organik cair secara mandiri. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Student Organization Capacity Building Program (PPK Ormawa) is a program organized by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology through the Directorate of Learning and Student Affairs, Directorate General of Higher Education, Research and Technology through universities based on community service and empowerment programs. Unit Pengabdian Masyarakat, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University as the implementing team for PPK Ormawa implemented it in the community service and empowerment program in Sikapat Village. The potential for eggshell waste comes from one of the poultry companies in Sikapat Village, namely 7 tons/month which is given to a third party to be managed. It was recorded that 100% of the eggshell waste was not utilized optimally because the entire amount was only allocated to surrounding gardens which could have a negative impact if done in the long term. The purpose of this community service activity was to collaborate with the Sikapat Village Farmers Group in utilizing eggshell waste into liquid organic fertilizer, and increase the knowledge of group members, and increase farmers' income. The method used was socialization of training in making liquid organic fertilizer from eggshell waste and direct demonstrations. The manufacture of liquid organic fertilizer uses different treatments, namely non-shell (P2), pure shell (P3) washed shell (P4), and boiled shell (P5) with the control variable being pure urine (P1). The materials used in the manufacture of liquid organic fertilizer from egg shell waste consist of 20 liters of sheep urine, 1.2 kg of egg shell (400 gr pure shell, 400 gr washed shell, 400 gr boiled shell), 1.6 liters of rice washing water, 1.6 liters of coconut water, 320 gr banana stem, 320 ml molasses, 32 ml EM4, and 2,528 liters of well water. The results of this community service show that the quality of liquid organic fertilizer is reviewed from the levels of total dissolved solids (TDS), salt, and pH using a TDS meter, very high results and good pH are obtained, because according to the Minister of Agriculture Decree Number 261 / KPTS / SR.310 / M / 4/2019. The quality of liquid organic fertilizer reviewed from calcium (Ca) and magnesium (Mg) content has met SNI-19-7030-2004 and Fe meets KEPMENTAN 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. There is an increase in the knowledge of the Griya Tani Group about liquid organic fertilizers as seen from the average increase from pretest to posttest of 17.07 and N-gain of 43% in the moderate category. Based on this activity, it was concluded that the liquid organic fertilizer produced is in accordance with SNI-19-7030-2004 and KEPMENTAN 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. There is an increase in the knowledge of the Griya Tani Group about liquid organic fertilizers by 17.07 and N-gain of 43% (moderate category), and has a high interest in practicing making liquid organic fertilizers independently. |
| Kata kunci | PPK Ormawa, limbah kerabang telur, griya tani, pupuk organik cair, TDS, Ca, Mg, Fe. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Agustinah Setyaningrum, M.P., IPU., ASEAN Eng |
| Pembimbing 2 | Prasetyo, S.Pt., M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2026-01-28 00:02:19.69945 |
|---|