Artikel Ilmiah : I1J022026 a.n. ANNISA FAIZA AZZAHRA
| NIM | I1J022026 |
|---|---|
| Namamhs | ANNISA FAIZA AZZAHRA |
| Judul Artikel | The Effect of Topical Application of Ginger and Olive Oil on Primary Dysmenorrhea in Female Martial Arts Students at Universitas Jenderal Soedirman |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Dismenore primer adalah kondisi umum yang dialami oleh wanita di usia muda. Kondisi ini terjadi akibat peningkatan produksi prostaglandin, yang menyebabkan kontraksi rahim yang lebih kuat. Aktivitas berintensitas tinggi, terutama di kalangan mahasiswi yang menjadi anggota UKM bela diri, dapat meningkatkan produksi prostaglandin dan memperparah nyeri, sehingga memerlukan pengobatan. Intervensi ginger dan olive oil merupakan terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi dismenore primer. Metode: Studi kuantitatif quasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol pretest–posttest dilakukan menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel total adalah 38 responden, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 19 responden. Alat penelitian yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi yang diberikan adalah ginger dan olive oil, dioleskan sekali pada hari pertama nyeri menstruasi. Analisis data penelitian menggunakan Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Analisis Wilcoxon menunjukkan hasil p=0.000<0.05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada skor nyeri dismenore primer sebelum dan setelah pemberian ginger dan olive oil secara topikal pada kelompok intervensi. Analisis Mann Whitney menunjukkan hasil p=0.003<0.05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada skor nyeri setelah pemberian ginger dan olive oil antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan: Pemberian ginger dan olive oil secara topikal memiliki efek yang signifikan terhadap skor nyeri dismenore primer. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Primary dysmenorrhea is a common condition that experienced by young women. This condition occurs due to increased prostaglandin production, which causes increased uterine contractions. High-intensity activities, especially among female students who are members of martial arts clubs, can increase prostaglandin production and increase pain, thus requiring treatment. Ginger and olive oil intervention is a non-pharmacological therapy that can be used to reduce primary dysmenorrhea. Method: A quantitative quasi-experimental study with a pretest–posttest control group design was conducted using purposive sampling. The total number of samples was 38 respondents, with each group consisting of 19 respondents. The research instrument used was the Numeric Rating Scale (NRS). The intervention given was ginger and olive oil therapy, applied once on the first day of menstrual pain. Research data analysis used Wilcoxon and Mann-Whitney. Results: Wilcoxon analysis showed a result of p=0.000<0.05, which means there was a significant difference in primary dysmenorrhea pain scores before and after the administration of ginger and olive oil in the intervention group. The Mann Whitney analysis showed a result of p=0.003<0.05, which means that there was a significant difference in pain scores after administering ginger and olive oil between the intervention group and the control group. Conclusion: There is a significant effect of ginger and olive oil administration on primary dysmenorrhea pain scores. |
| Kata kunci | Ginger and olive oil, Menstruation, Primary dysmenorrhea, Topical application. |
| Pembimbing 1 | Prof. Mekar Dwi Anggraeni, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D |
| Pembimbing 2 | Lutfatul Latifah, M.Kep., Ns., Sp.Mat |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 66 |
| Tgl. Entri | 2026-01-27 12:23:35.736409 |