Artikel Ilmiah : G1A019053 a.n. MUHAMMAD HANIFADHIL
| NIM | G1A019053 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD HANIFADHIL |
| Judul Artikel | Pola Penggunaan Obat Antibiotik dan Simptomatik pada Penderita ISPA di Klinik Pratama Soedirman |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling sering ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan primer dan menjadi penyebab utama kunjungan pasien. Tingginya angka kejadian ISPA berpotensi meningkatkan penggunaan obat, khususnya antibiotik dan obat simptomatik, yang apabila tidak digunakan secara rasional dapat menimbulkan berbagai permasalahan, termasuk resistensi antibiotik. Tujuan: Mengetahui pola penggunaan obat antibiotik dan simptomatik pada pasien ISPA di Klinik Pratama Soedirman periode Juli 2024 hingga Juni 2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan rancangan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien ISPA di Klinik Pratama Soedirman selama periode penelitian. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dengan jumlah sampel sebanyak 2.863 kasus. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik pasien, distribusi diagnosis ISPA, serta pola penggunaan obat antibiotik dan simptomatik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien ISPA berjenis kelamin perempuan (65,4%) dan berada pada kelompok usia remaja 12–25 tahun (85%). Diagnosis ISPA yang paling banyak ditemukan adalah ISPA nonpesifik (J06) sebesar 51,8%. Antibiotik diresepkan pada 57,5% kasus, dengan golongan cephalosporin (60%) sebagai antibiotik yang paling sering digunakan. Obat simptomatik yang paling banyak diresepkan adalah kortikosteroid. Namun, apabila kandungan obat dalam sediaan kompositum dihitung, antihistamin merupakan golongan obat simptomatik yang paling sering digunakan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Klinik Pratama Soedirman masih cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan penguatan penerapan penggunaan obat yang tepat sesuai pedoman terapi ISPA di fasilitas pelayanan kesehatan primer. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Upper Respiratory Tract Infections (URTIs) are among the most common diseases encountered in primary healthcare facilities and are a major cause of patient visits. The high incidence of URTIs may increase the use of medications, particularly antibiotics and symptomatic drugs, which can lead to irrational use and antibiotic resistance if not properly managed. Objective: This study aimed to analyze the pattern of antibiotic and symptomatic drug use among URTI patients at Soedirman Primary Clinic from July 2024 to June 2025. Methods: This study was a descriptive observational study with a retrospective design. Data were collected from the medical records of URTI patients at Soedirman Primary Clinic. Total sampling was applied based on inclusion and exclusion criteria, yielding 2.863 cases. Data were analyzed descriptively to describe patient characteristics, URTI diagnosis distribution, and patterns of antibiotic and symptomatic drug use. Results: The results show that most URTI patients are female (65.4%) and aged 12–25 years (85%). The most common diagnosis is unspecified URTI (J06), accounting for 51,8% of cases. Antibiotics are prescribed in 57,5% of cases, with cephalosporins (60%) being the most frequently used antibiotic class. Corticosteroids are the most commonly prescribed symptomatic drugs. However, when active ingredients in combination products are considered, antihistamines are the most frequently used symptomatic drug class. Conclusion: This study indicates that antibiotic use among URTI patients at Soedirman Primary Clinic remains relatively high, highlighting the need to strengthen the implementation of rational drug use in accordance with URTI treatment guidelines in primary healthcare settings. |
| Kata kunci | ISPA, antibiotik, obat simptomatik, pola peresepan, klinik pratama |
| Pembimbing 1 | dr. Madya Ardi Wicaksono, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. dr. Susiana Candrawati, Sp.K.O. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2026-01-22 11:06:04.376552 |