Artikel Ilmiah : L1A021091 a.n. ABI CONDRO

Kembali Update Delete

NIML1A021091
NamamhsABI CONDRO
Judul ArtikelKeanekaragaman Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Air di Hulu Sungai Tajum Kabupaten Bantumas Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)Hulu Sungai Tajum merupakan kawasan yang banyak ditemukan berbagai
aktivitas manusia seperti pertanian, pemukiman, penambangan pasir, dan
keberadaan pabrik semen yang berpotensi memengaruhi kualitas perairan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi indeks ekologi
(keanekaragaman, keseragaman, dominansi) makrozoobentos, menganalisis
pengaruh faktor fisika-kimia perairan dengan makrozoobentos, dan
menentukan status kualitas air berdasarkan Family Biotic Index (FBI) di Hulu
Sungai Tajum. Metode penelitian yang digunakan Adalah metode survey.
Penelitian dilakukan pada bulan Mei – Juni 2025. Pengambilan sampel dilakukan
pada tiga stasiun dengan berbagai kondisi lingkungan. Hasil penelitian
didapatkan rata-rata indeks ekologi makrozoobentos menunjukkan nilai indeks
keanekaragaman sebesar 2,057 (keanekaragaman sedang), indeks keseragaman
0,737 (keseragaman sedang), dan indeks dominansi 0,083 (dominansi rendah),
sedangkan nilai Family Biotic Index (FBI) pada seluruh stasiun berada pada
kategori sangat baik dengan nilai sekitar 1,31–1,83. Analisis PCA menunjukkan
bahwa stasiun dengan pengaruh dari parameter seperti suhu, TDS, dan TSS
menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap indeks ekologi
makrozoobentos, sedangkan stasiun yang memiliki pengaruh dari arus dan pH
memberikan korelasi berlawanan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa kualitas perairan Hulu Sungai Tajum masih baik dan
mampu mendukung keanekaragaman makrozoobentos.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Tajum River Upstream are an area where various human activities are found,
such as agriculture, settlements, sand mining, and the presence of cement
factories, which have the potential to affect water quality. This study aims to
identify the ecological indices (diversity, evenness, dominance) of
macrozoobenthos, analyze the relationship between physicochemical parameters
and macrozoobenthos, and determine the water quality status based on the
Family Biotic Index (FBI) in the upper Tajum River. The research employed a
survey method and was conducted from May to June 2025. Sampling was carried
out at three stations representing different environmental conditions. The results
showed that the average ecological indices of macrozoobenthos consisted of a
diversity index of 2,057 (moderate diversity), an evenness index of 0,737
(moderate evenness), and a dominance index of 0,083 (moderate dominance),
while the Family Biotic Index (FBI) at all stations fell within the “very good”
category with values ranging from 1,31 to 1,83. PCA analysis shows that stations
influenced by parameters such as temperature, TDS, and TSS are the most
influential factors in determining the ecology index of macrozoobenthos,
whereas stations influenced by current velocity and pH exert an opposite effect
on benthic communities. Overall, the results of this study indicate that the water
quality of the upper reaches of the Tajum River remains good and is capable of
supporting macrozoobenthic diversity.
Kata kunciFamily Biotic Index, Indeks Ekologi, Kualitas Air, Neoperla midoroensis, PCA
Pembimbing 1Dr. Ani Suryanti, S.Pi., M.Si.
Pembimbing 2Mahardhika Nur P., S.Pi., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman85
Tgl. Entri2026-01-21 15:31:46.278775
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.