Artikel Ilmiah : C1C021037 a.n. TIFFANI NABILA
| NIM | C1C021037 |
|---|---|
| Namamhs | TIFFANI NABILA |
| Judul Artikel | Pengaruh Return on Equity, Sales Growth, dan Kepemilikan Institusional terhadap Financial Distress pada Perusahaan dalam Pemantauan Khusus yang Terdaftar di BEI Tahun 2024 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh return on equity, sales growth, dan kepemilikan institusional terhadap financial distress pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2024. Sampel penelitian terdiri dari 60 perusahaan yang tercatat di BEI, memiliki notasi khusus “X”, serta mencatatkan kerugian selama periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) return on equity tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress, (2) sales growth tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress, dan (3) kepemilikan institusional juga tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Temuan ini mengindikasikan bahwa indikator profitabilitas, pertumbuhan penjualan, dan struktur kepemilikan institusional belum mampu secara efektif menjelaskan kondisi tekanan keuangan perusahaan. Secara simultan, model penelitian terbukti layak digunakan berdasarkan hasil uji F yang signifikan, meskipun kemampuan penjelasan model masih terbatas dengan nilai Adjusted R² sebesar 14,8 persen. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa financial distress dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian, seperti leverage, likuiditas, efisiensi operasional, kualitas tata kelola perusahaan, serta kondisi ekonomi makro, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dalam memprediksi dan mengantisipasi risiko financial distress. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to analyze the effect of return on equity, sales growth, and institutional ownership on financial distress in companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2024. The research sample consists of 60 companies listed on the IDX that received a special notation “X” and reported losses during the observation period. The results show that (1) return on equity has no significant effect on financial distress, (2) sales growth has no significant effect on financial distress, and (3) institutional ownership also has no significant effect on financial distress. These findings indicate that profitability indicators, sales growth, and institutional ownership structure are not sufficient to effectively explain corporate financial distress conditions. Simultaneously, the research model is proven to be statistically feasible based on a significant F-test result, although its explanatory power remains limited, with an Adjusted R² value of 14.8 percent. This study implies that financial distress is influenced by other factors beyond the variables examined, such as leverage, liquidity, operational efficiency, corporate governance quality, and macROEconomic conditions, indicating the need for a more comprehensive approach to predicting and mitigating financial distress risk. |
| Kata kunci | Financial distress, Return on equity, Sales growth, Kepemilikan InstitusionaL |
| Pembimbing 1 | Permata Ulfah |
| Pembimbing 2 | |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2026-01-20 16:15:12.790692 |