Artikel Ilmiah : J1C019039 a.n. ANNISA NUR INSANI

Kembali Update Delete

NIMJ1C019039
NamamhsANNISA NUR INSANI
Judul ArtikelHubungan Kriminalitas Dan Afeksi Pada Karakter Kenji Yamamoto dalam Film Yakuza To Kazoku : Psikososial Erik Erikson
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini mengkaji hubungan antara kriminalitas dan afeksi pada karakter Kenji Yamamoto dalam film Yakuza to Kazoku yang disutradarai oleh Michihito Fujii. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori 8 tahap perkembangan psikososial Erik Erikson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kriminalitas dan afeksi pada karakter Kenji Yamamoto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kriminalitas dan afeksi pada karakter Kenji Yamamoto merupakan dua sisi naluri manusia yang berdampingan. Kenji Yamamoto melakukan tindakan kriminal karena keberhasilan mencapai identitasnya pada tahap perkembangan psikososial ke 5, afeksi dalam diri Kenji Yamamoto terbentuk mulai pada tahap perkembangan psikososial ke 6 yang menghasilkan nilai positif cinta, dan berlanjut ke tahap perkembangan psikososial ke 7 yang membuatnya merasakan kebahagiaan mempunyai keluarga biologis dan merasa berguna. Kesimpulan penelitian Kenji Yamamoto sebenarnya bukanlah seseorang yang benar-benar jahat, melainkan ia hanya membutuhkan orang-orang yang dapat menjadi keluarganya.

Abtrak (Bhs. Inggris)This study examines the relationship between criminality and affection in the character of Kenji Yamamoto in the film Yakuza to Kazoku, directed by Michihito Fujii. This study uses a qualitative descriptive research method with an approach based on Erik Erikson's 8 stages of psychosocial development theory. This study aims to determine the relationship between criminality and affection in the character of Kenji Yamamoto. Data collection techniques used observation and note-taking. The results of the study show that the relationship between criminality and affection in the character of Kenji Yamamoto are two sides of human instinct that coexist. Kenji Yamamoto commits crimes because he has successfully achieved his identity in the fifth stage of psychosocial development. The affection within Kenji Yamamoto began to form in the sixth stage of psychosocial development, which produced positive values of love, and continued into the seventh stage of psychosocial development, which made him feel happy to have a biological family and feel useful. The conclusion of the research on Kenji Yamamoto is that he is not actually a truly evil person, but rather he simply needs people who can become his family.

Kata kunciafeksi, kriminalitas, psikologi sastra, psikososial Erik Erikson
Pembimbing 1Muammar Kadafi, S.S., M.A.
Pembimbing 2Heri Widodo, S.S., M.A.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman88
Tgl. Entri2026-01-19 14:08:06.612672
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.