Artikel Ilmiah : F1A022028 a.n. OLIVIA NUR FATIMAH
| NIM | F1A022028 |
|---|---|
| Namamhs | OLIVIA NUR FATIMAH |
| Judul Artikel | Socioeconomic Determinants of Divorce Rates in Indonesia: The Role of Education, Employment, and Poverty . |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perceraian termasuk fenomena sosial yang masih menjadi salah satu masalah penting di dunia, termasuk di Indonesia. Sebagian penduduk di Indonesia mengalami perceraian gugat cerai. Data cerai yang dilaporkan oleh BPS tahun 2024 menunjukkan bahwa tingkat perceraian bervariasi di setiap provinsi. Fenomena perceraian ini disebabkan beberapa faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi perceraian, seperti: rata-rata lama sekolah, angka partisipasi kerja perempuan, tingkat pengangguran di suatu wilayah, dan tingkat persentase penduduk miskin. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder kuantitatif. Data dianalisis menggunakan perhitungan korelasi product moment. Variabel yang dianalisis yaitu tingkat perceraian (y); rata-rata lama sekolah (x1); angka partisipasi kerja perempuan (x2); tingkat pengangguran (x3); dan persentase penduduk miskin (x4). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan positif antara rata-rata lama sekolah dengan tingkat perceraian; terdapat hubungan positif antara angka partisipasi kerja perempuan dengan tingkat perceraian; terdapat hubungan positif antara tingkat pengangguran dengan tingkat perceraian; dan terdapat hubungan positif antara persentase penduduk miskin dengan tingkat perceraian. Kata Kunci : perceraian, kemiskinan, gender, pendidikan, perempuan bekerja |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Divorce is a social phenomenon that remains one of the most important issues in the world, including in Indonesia. Some residents in Indonesia experience divorce. Data on divorces reported by BPS in 2024 shows that the divorce rate varies in each province. This phenomenon of divorce is caused by several underlying factors. This study aims to analyze the factors that influence divorce, such as: average length of schooling, female labor force participation rate, unemployment rate in a region, and percentage of poor people. This study uses quantitative secondary data analysis methods. The data was analyzed using product moment correlation calculations. The variables analyzed were the divorce rate (y); average length of uschooling (x1); female labor force participation rate (x2); unemployment rate (x3); and percentage of poor population (x4). Based on the research results, it shows a positive relationship between average years of schooling and divorce rates; there is a positive relationship between female labor force participation rates and divorce rates; there is a positive relationship between unemployment rates and divorce rates; and there is a positive relationship between the percentage of poor population and divorce rates. Keywords: Divorce, Poverty, Gender, Education, Working Women |
| Kata kunci | Divorce, Poverty, Gender, Education, Working Women |
| Pembimbing 1 | Dr. Soetji Lestari, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Nanang Martono, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Dr. Masrukin, M.Si. |
| Tahun | 2026 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2026-01-18 19:18:20.387775 |