Artikel Ilmiah : G2A024001 a.n. FARAH AMIRIA

Kembali Update Delete

NIMG2A024001
NamamhsFARAH AMIRIA
Judul ArtikelThe association between poor oral hygiene and infective endocarditis risk in rheumatic heart disease patients: a systematic review
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pendahuluan:
Endokarditis infektif (infective endocarditis/IE) merupakan penyakit jantung yang dapat terjadi akibat infeksi bakteri subakut. Salah satu penyebab IE adalah infeksi bakteri oral, khususnya spesies Streptococcus, yang dapat masuk ke dalam aliran darah melalui gingiva yang mengalami cedera selama menyikat gigi atau tindakan perawatan gigi. Penyakit jantung rematik (rheumatic heart disease/RHD) merupakan faktor predisposisi utama terjadinya IE di negara berkembang, dengan kelompok viridans streptococci yang berperan penting dalam etiologinya. Latar belakang ini menekankan pentingnya pemeliharaan kebersihan mulut, terutama pada pasien dengan RHD, guna menurunkan risiko terjadinya IE. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kebersihan mulut yang buruk dengan risiko terjadinya IE pada pasien RHD.

Metode:
Tinjauan sistematis ini dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2014–2024 diperoleh dari basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar menggunakan kombinasi kata kunci yang berkaitan dengan IE, RHD, dan kesehatan mulut. Kriteria inklusi dan eksklusi ditetapkan berdasarkan kerangka PECO.

Hasil:
Sebanyak empat studi yang memenuhi kriteria kelayakan berhasil diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien RHD dengan kebersihan mulut yang buruk memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap terjadinya IE akibat meningkatnya risiko bakteremia yang berasal dari infeksi oral.

Kesimpulan:
Kebersihan mulut yang buruk berhubungan dengan peningkatan risiko endokarditis infektif pada pasien dengan penyakit jantung rematik. Bakteri yang melekat pada katup jantung dapat membentuk biofilm dan menyebabkan pembentukan vegetasi pada jaringan. Oleh karena itu, perawatan gigi preventif dan tindakan profilaksis perlu ditekankan pada kelompok pasien berisiko tinggi ini.
Abtrak (Bhs. Inggris)Introduction: Infective endocarditis (IE) is a heart condition that may result from subacute bacterial infections. One cause of IE is oral bacterial infections, particularly Streptococcus species, which enter the blood vessels through injured gingiva during tooth brushing or dental procedures. Rheumatic heart disease (RHD) is a major predisposing factor in developing countries, with viridans streptococci implicated in its etiology. This background highlights the importance of maintaining oral hygiene, especially in RHD patients, to reduce the risk of IE. This systematic review aims to investigate the association between poor oral hygiene and the risk of IE in patients with RHD. Method: A systematic review was conducted in accordance with PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses)
guidelines. Articles published between 2014 and 2024 were sourced from PubMed, Scopus, and Google Scholar using specific keyword combinations related to IE, RHD, and oral health. Inclusion and
exclusion criteria were applied based on the PECO framework. Results: A total of four eligible studies were identified. The findings suggest that RHD patients with poor oral hygiene are more vulnerable
to developing IE due to an increased risk of bacteremia originating from oral infections. Conclusion: Poor oral hygiene is associated with an increased risk of infective endocarditis in patients with rheumatic heart disease. Bacteria adhering to heart valves form biofilms and cause vegetations on the tissue. Preventive dental care and prophylactic measures should be emphasized in this high-risk population.
Kata kunciInfective endocarditis, rheumatic heart disease, poor oral hygiene, bacteremia.
Pembimbing 1Nur Signa Aini Gumilas
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-01-17 09:33:01.840171
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.