Artikel Ilmiah : I1B022098 a.n. SITI MUTHAHAROH HIKMAT

Kembali Update Delete

NIMI1B022098
NamamhsSITI MUTHAHAROH HIKMAT
Judul ArtikelPengaruh Kecerdasan Spiritual Terhadap Harapan Pasien Kanker Paru di RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Kanker paru merupakan penyebab kematian tertinggi yang menimbulkan dampak fisik dan psikologis berat, termasuk penurunan harapan yang dapat memengaruhi kepatuhan terapi dan kualitas hidup. Harapan berperan sebagai mekanisme koping, sementara kecerdasan spiritual membantu pasien memperkuat makna hidup dan mempertahankan optimisme. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi efek kecerdasan spiritual terhadap harapan pasien kanker paru.
Metodologi : Metode penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional. Sejumlah 68 pasien kanker paru di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo berpartisipasi dalam penelitian ini, sampel ditetapkan melalui teknik consecutive sampling. Kecerdasan spiritual diukur menggunakan kuesioner SISRI (The Spiritual Intelligence Self – Report Inventory), dan harapan diukur menggunakan kuesioner HHI (Herth Hope Index). Uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana.
Hasil Penelitian : Pasien kanker paru rata – rata berusia 53 tahun, sebagian besar berjenis kelamin laki – laki (52,9%), berada pada stadium IV (82,4%), dan menjalani kemoterapi dengan median 4 siklus. Skor rata – rata kecerdasan spiritual sebesar 68,69 dan skor harapan sebesar 36,04. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap harapan pasien kanker paru, dengan nilai t = 6,292, dan p = 0,000 (<0,05).
Kesimpulan : Kecerdasan spiritual terbukti menjadi prediktor yang kuat dan signifikan terhadap harapan pasien kanker paru. Semakin baik tingkat kecerdasan spiritual pasien, maka semakin baik tingkat harapan yang dimiliki pasien.
Kata Kunci : Harapan, Kanker paru, Kecerdasan spiritual, Kemoterapi
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Lung cancer is one of the leading cause of death and has severe physical and psychological impacts, including decreased hope, which can affect treatment adherence and quality of life. Hope functions as a important coping mechanism, while spiritual intelligence helps patients find meaning in life and maintain optimism. This study aimed to examine the effect of spiritual intelligence on hope among lung cancer patients.
Methodology : This study employed a Cross-Sectional design. A total of 68 lung cancer patients at Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital were included using consecutive sampling. Spiritual intelligence was measured using The Spiritual Intelligence Self – Report Inventory (SISRI), and Hope was assessed using the Herth Hope Index (HHI) questionnaire. The hypothesis analyzed using simple linear regression.
Research Result : The average lung cancer patient was 53 years old, mostly male (52,9%), was in stage IV (82,4%), and underwent chemotherapy with a median of 4 cycles. The average score of spiritual intelligence is 68.69 and the hope score is 36.04. The results of simple linear regression analysis showed that spiritual intelligence had a positive and significant effect on the hope of lung cancer patients, with t value = 6.292 and p value = 0.000 (p < 0.05).
Conclusion : Spiritual intelligence was found to be a strong and significant predictor of hope among lung cancer patients. Higher levels of spiritual intelligence were associated with higher levels of hope.
Keywords : Chemotherapy, Hope, Lung cancer, Spiritual intelligence
Kata kunciHarapan, Kanker paru, Kecerdasan spiritual, Kemoterapi
Pembimbing 1Agis Taufik, S.Kep., M.Kep., Ners.Sp.KMB.
Pembimbing 2Akhyarul Anam, S.Kep., Ns., M.Kep.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2026-01-15 19:42:00.479976
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.