Artikel Ilmiah : A1G022006 a.n. HENI OKTAVIA

Kembali Update Delete

NIMA1G022006
NamamhsHENI OKTAVIA
Judul ArtikelFaktor yang Memengaruhi Pendapatan Usahatani Kedelai (Glycine Max L.) di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Desa Kalisalak merupakan salah satu desa penghasil kedelai terbesar di Kecamatan Kebasen. Petani melakukan usahatani kedelai varietas grobogan. Harga kedelai ditingkat produsen meningkat tetapi produksi fluktuatif sehingga pendapatan petani juga fluktuatif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik petani kedelai di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, mengetahui besarnya biaya dan pendapatan usahatani kedelai, dan mengetahui faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani kedelai.
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu survei. Lokasi penelitian dipilih dengan purposive method dan dilaksanakan pada Bulan Juli sampai Oktober 2024. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu simple random sampling dengan jumlah sampel 127 petani kedelai. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif dan analisis Unit Output Price Cobb-Douglas Profit Function (OUP-CDPF)
Karakteristik petani kedelai di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas yaitu rata-rata berjenis kelamin laki-laki, usia rata-rata petani 60 tahun, sebagian besar tingkat pendidikan yang ditempuh oleh petani yaitu sekolah dasar, pekerjaan sampingan yang banyak dilakukan oleh petani yaitu penderes kelapa, rata-rata pengalaman usahatani 22 tahun, rata-rata jumlah tanggungan keluarga 2 orang dan rata-rata luas lahan yang dimiliki petani yaitu 0,30 hektar. Rata-rata biaya total usahatani kedelai sebesar Rp10.208.324 per hektar, rata-rata penerimaan sebesar Rp14.887.664 per hektar, rata-rata pendapatan atas biaya tunai sebesar Rp11.597.380 per hektar, dan rata-rata pendapatan atas seluruh biaya sebesar Rp4.679.340 per hektar. Hasil analisis faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani kedelai di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas yaitu variabel upah tenaga kerja yang dinormalkan dengan harga output produksi (Px3), sewa lahan (X6), usia petani (X7), dan jumlah tanggungan keluarga (X10) berpengaruh secara siginifikan terhadap pendapatan usahatani kedelai.
Abtrak (Bhs. Inggris)Kalisalak Village was one of the largest soybean-producing villages in Kebasen District, Banyumas Regency. Farmers cultivated the Grobogan soybean variety. Although the price of soybeans at the producer level had increased, production remained fluctuating, which caused farmers’ income to be unsTabel.The objectives of this study were to identify the characteristics of soybean farmers in Kalisalak Village, Kebasen District, Banyumas Regency; to determine the amount of cost and income from soybean farming; and to analyze the factors that affected soybean farm income.
The research method used was a survey. The study location was selected using a purposive method and was conducted from July to October 2024. The sampling method used was simple random sampling with a total of 127 soybean farmers. The data were analyzed using descriptive methods and the Cobb-Douglas Profit Function Unit Output Price Cobb-Douglas Profit Function (OUP-CDPF) analysis.
The characteristics of soybean farmers in Kalisalak Village showed that most were male, with an average age of 60 years. The majority had completed elementary school education, one of the side jobs most farmers had was coconut sap tapping., had an average farming experience of 22 years, an average family size of 2 members, and an average land area of 0.30 hectares. The average total cost of soybean farming was Rp10,208,324 per hectare, the average revenue was Rp14,887,664 per hectare, the average income based on cash costs was Rp11,597,380 per hectare, and the average income based on total costs was Rp4,679,340 per hectare.The results of the analysis showed that the variables of labor wage normalized by output price (Px3), land rent (X6), farmer’s age (X7) and number of dependents (X10) had a significant effect on soybean farm income.
Kata kunciUsahatani kedelai, pendapatan petani, biaya usahatani, fungsi keuntungan Cobb-Douglas, karakteristik petani, Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen
Pembimbing 1Alpha Nadeira Mandamdari, S.P., M.P.
Pembimbing 2Rifki Andi Novia, S.P., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2026
Jumlah Halaman103
Tgl. Entri2026-01-14 17:05:11.758359
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.