| NIM | E1B021034 |
| Namamhs | NATASHA AMELIA ZAHRA |
| Judul Artikel | LEGAL PROTECTION FOR VICTIMS OF ONLINE GENDER-BASED VIOLENCE IN REALIZING GENDER JUSTICE IN BANYUMAS REGENCY |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Korban Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) umumnya merasakan dampak yang serius dan mengalami kerugian seperti kerugian secara psikologis, keterasingan sosial, kerugian ekonomi, terbatasnya mobilitas, dan sensor diri sehingga pantas mendapatkan perlindungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum dan penanganan kasus yang diberikan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Banyumas kepada korban KBGO. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah yuridis empiris dengan metode pendekatan kualitatif. Spesifikasi penelitian adalah preskriptif analisis. Lokasi penelitian dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Banyumas. Metode penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling. Informan pada penelitian ini adalah Staff UPTD PPA Kab. Banyumas, Psikolog UPTD PPA Kab. Banyumas, Advokat UPTD PPA Kab. Banyumas. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi. Metode pengolahan data dilakukan dengan reduksi data, display data, dan kategorisasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa UPTD PPA Kabupaten Banyumas sudah melaksanakan perlindungan hukum pada korban KBGO sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual pada Pasal 67 ayat (1). UPTD PPA Kabupaten Banyumas sudah melaksanakan penanganan kasus KBGO sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, namun belum optimal dengan adanya hambatan yang datang dari keluarga korban Kekerasan Berbasis Gender Online. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Victims of Online Gender-Based Violence generally experience serious impacts and suffer losses such as psychological damage, social isolation, economic loss, limited mobility, and self-censorship, and therefore deserve protection. This study aims to determine the legal protection and case handling provided by the Banyumas Regency Technical Implementation Unit for Women and Children Protection (UPTD PPA) to victims of Online Gender Based Violence. The type of legal research used is empirical juridical with a qualitative approach. The research specification is prescriptive analysis. The research was conducted at the Regional TechnicalImplementation Unit for Women and Child Protection in Banyumas Regency. The method of determining informants was purposive sampling. The informants in this study were staff of the UPTD PPA of Banyumas Regency, psychologists of the UPTD PPA of Banyumas Regency, and advocates of the UPTD PPA of Banyumas Regency. The types and sources of data used were primary and secondary data. Data collection was carried out through interviews, literature, and documentation. Data processing methods included data reduction, data display, and data categorization. The results of this study indicate that the UPTD PPA of Banyumas Regency has implemented legal protection for victims of Online Gender Based Violence in accordance with Law of the Republic of Indonesia Number 12 of 2022 concerning Criminal Acts of Sexual Violence in Article 67 paragraph (1). The Banyumas Regency PPA Technical Implementation Unit has handled online gender-based violence cases in accordance with the applicable Standard Operating Procedures (SOP), but has not been able to do so optimally due to obstacles posed by the families of victims of online gender-based violence. |
| Kata kunci | Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), Perlindungan Hukum, Penanganan |
| Pembimbing 1 | Prof. Tri Lisiani Prihatinah, S.H., M.A., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Alef Musyahadah Rahmah, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Ulil Afwa, S.H., M.H. |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2025-12-10 13:37:48.809725 |
|---|