Artikel Ilmiah : C1L021014 a.n. INTAN PRAMUDITA PUTRI BERLIANA
| NIM | C1L021014 |
|---|---|
| Namamhs | INTAN PRAMUDITA PUTRI BERLIANA |
| Judul Artikel | PENGARUH SELF REGULATED LEARNING, LITERASI DIGITAL DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP CRITICAL THINKING SISWA PADA KELAS XII MAN 1 BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self regulated learning, literasi digital dan lingkungan keluarga terhadap critical thinking siswa kelas XII MAN 1 Banyumas tahun ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan era digital, di mana siswa dituntut untuk mampu mengelola proses belajar secara mandiri, memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, serta mendapatkan dukungan lingkungan keluarga yang positif agar dapat berpikir reflektif dan rasional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian ini berjumlah 138 siswa dari kelas XII-8, XII-9, XII-10 dan XII-11 MAN 1 Banyumas. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self regulated learning siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 77,56%, literasi digital sebesar 80,89%, lingkungan keluarga sebesar 78,56% dan critical thinking sebesar 76,10% yang juga termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis regresi, secara parsial self regulated learning dan lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap critical thinking siswa (nilai signifikansi < 0,05), sedangkan literasi digital tidak berpengaruh signifikan (nilai signifikansi > 0,05). Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap critical thinking siswa dengan kontribusi sebesar 57,1%, sedangkan sisanya 42,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dapat ditingkatkan melalui pengembangan self regulated learning serta dukungan positif dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, sekolah dan pendidik diharapkan dapat mendorong siswa untu lebih mandiri dalam mengatur proses belajarnya serta menjalin komunikasi yang baik dengan keluarga untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to determine the influence of self-regulated learning, digital literacy, and family environment on students critical thinking skills among 12th-grade students of MAN 1 Banyumas in the academic year 2025/2026. The background of this research is based on the importance of critical thinking skills in the digital era, where students are required to manage their learning independently, utilize digital technology wisely, and receive positive support from their family environment to develop reflective and rational thinking. This research used a quantitative approach with a survey method. The population consisted of 138 students from classes XII-8, XII-9, XII-10, and XII-11, with a total sampling technique used to include all students as research subjects. Data were collected through questionnaires and interviews, then analyzed using multiple linear regression to examine the effect of each independent variable on the dependent variable. The results showed that students self regulated learning was in the high category (77,56%), digital literacy was high (80,89%), family environment was high (78,56%), and critical thinking skills were also high (76,10%). The regression analysis indicated that self-regulated learning and family environment had a positive and significant effect on students critical thinking skills (significance value < 0,05), while digital literacy had no significant effect (significance value > 0,05). Simultaneously, the three variables significantly influenced students critical thinking skills with a contribution of 57,1%, while the remaining 42,9% was affected by other factors outside this study. These findings suggest that students’ critical thinking skills can be improved through the development of self-regulated learning and positive support from the family environment. Therefore, teachers and schools are expected to encourage students to become more independent in managing their learning and to foster good communication with families to create a supportive and conducive learning atmosphere. |
| Kata kunci | Self Regulated Learning, Literasi Digital, Lingkungan Keluarga, Critical Thinking |
| Pembimbing 1 | Dr. Kikin Windhani, S.E., M. Ec. Dev |
| Pembimbing 2 | Oki Anggraeni, S.Pd., M.Pd |
| Pembimbing 3 | Elsa Puspasari, S.Pd., M.Pd |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 195 |
| Tgl. Entri | 2025-12-01 12:15:48.178222 |