Artikel Ilmiah : C1A020081 a.n. NUNGKI DWI KUSUMASTUTI

Kembali Update Delete

NIMC1A020081
NamamhsNUNGKI DWI KUSUMASTUTI
Judul ArtikelANALISIS EFISIENSI PADA INDUSTRI GULA SEMUT DESA SEMEDO KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sektor Industri Kecil dan Mikro (IKM) mengelola industri berskala kecil atau menengah seperti
industri rumah tangga yang mudah dibentuk oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Industri
gula semut merupakan salah satu usaha IKM di Indonesia yang berpotensi dikembangkan. Gula kelapa
berasal dari pohon kelapa dengan nilai jual tinggi, khususnya di Desa Semedo Kabupaten Banyumas.
Produksi gula semut menghadapi kendala terkait efisiensi karena melimpahnya produksi tidak
memberikan keuntungan maksimal bagi pengrajin. Penelitian ini menganalisis tingkat efisiensi pada
industri gula semut Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas dengan metode
pendekatan kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda dengan model fungsi produksi
Cobb-Douglas. Data primer diperoleh dari 80 responden pengrajin gula semut. Hasil penelitian
menunjukkan faktor produksi nira, modal, tenaga kerja, dan bahan bakar tidak efisien secara teknis
dengan nilai 0,91. Efisiensi harga mencapai 0,442 dan efisiensi ekonomi 0,405. Skala hasil
menunjukkan nilai 1,597 yang mengindikasikan kondisi increasing return to scale. Penelitian
memberikan implikasi penting untuk optimalisasi penggunaan faktor produksi dan pemanfaatan
energi hemat biaya guna mendukung keberlanjutan usaha.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Small and Micro Industry (SMI) sector manages small to medium-scale industries such as home
industries that are easily established by lower-middle class communities. The palm sugar industry
represents one of Indonesia's SMI ventures with significant development potential. Coconut sugar derives
from coconut trees with high market value, particularly in Semedo Village, Banyumas Regency. Palm
sugar production faces efficiency challenges as abundant production does not generate maximum profits
for artisans. This study analyzes efficiency levels in the palm sugar industry in Semedo Village, Pekuncen
District, Banyumas Regency using quantitative approach with multiple linear regression analysis
employing the Cobb-Douglas production function model. Primary data were obtained from 80
respondent palm sugar artisans. Results show that production factors of palm sugar, capital, labor, and
fuel are technically inefficient with a value of 0.91. Price efficiency reaches 0.442 and economic efficiency
0.405. Scale of returns shows a value of 1.597 indicating increasing returns to scale condition. This study
provides important implications for optimizing production factor utilization and employing cost-
effective energy use to support business sustainability.
Kata kunciNira, Modal, Tenaga Kerja, Bahan Bakar, Skala Hasil
Pembimbing 1Prof. Dr. Lilis Siti Badriah, S.E., M.Si.
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2025-11-24 10:38:30.380424
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.