Artikel Ilmiah : G1A021126 a.n. RADEN RORO JEANNE AULIA SUKMADEWI
| NIM | G1A021126 |
|---|---|
| Namamhs | RADEN RORO JEANNE AULIA SUKMADEWI |
| Judul Artikel | Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Tahun Pertama Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Jenderal Soedirman |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang: Kecemasan menjadi salah satu masalah kesehatan mental yang paling umum terjadi pada kelompok usia muda, termasuk mahasiswa. Mahasiswa tahun pertama, khususnya di Program Studi Pendidikan Dokter, rentan mengalami kecemasan akibat transisi menuju kehidupan perkuliahan yang penuh tuntutan akademik dan adaptasi ke lingkungan sosial yang baru khususnya di kampus. Dukungan sosial, terutama dari teman sebaya memiliki peran penting dalam membantu individu mengelola kecemasan. Belum ada penelitian terkait hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat kecemasan mahasiswa tahun pertama di Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Jenderal Soedirman, padahal kecemasan yang tinggi dapat mengganggu aktivitas harian, menurunkan performa akademik, mempersulit hubungan sosial, mengurangi motivasi belajar, dan berpotensi menimbulkan gangguan psikologis jangka panjang seperti depresi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat kecemasan mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Jenderal Soedirman. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian berupa analitik korelasional dengan desain penelitian cross sectional dan teknik purposive sampling, serta analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan mahasiswa yang tidak mengalami kecemasan sebanyak 21,7%, kecemasan ringan 16,7%, kecemasan sedang 20,8%, kecemasan berat 20,8%, dan kecemasan luar biasa 20,0%. Sebagian besar mahasiswa (52,5%) juga diketahui memperoleh dukungan sosial dari teman sebaya dalam kategori tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat kecemasan (p = 0,009; r = -0,236). Kesimpulan: Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat kecemasan mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Jenderal Soedirman, yang berarti semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya yang diterima maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dirasakan. Kata kunci: dukungan sosial teman sebaya, tingkat kecemasan, mahasiswa tahun pertama, pendidikan dokter |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Anxiety is defined as a state of tension or discomfort in anticipation of potential danger. It is one of the most common mental health issues among young adults, including university students. First year college students, especially medical students, are vulnerable to anxiety due to the transition into university life, which is often accompanied by academic and social demands such as adapting to a new social environment, especially on college. Social support, especially from peers, plays a crucial role in helping individuals manage anxiety. However, no studies have examined the relationship between peer social support and anxiety levels among first-year students in the Medical Education Program at Jenderal Soedirman University, even though high anxiety can disrupt daily activities, reduce academic performance, hinder social relationships, lower learning motivation, and potentially lead to long-term psychological disorders such as depression. Aim: This study aims to determine the relationship between peer social support and anxiety levels among first-year students of at Jenderal Soedirman University. Methods: This study employed a correlational analytic method with a cross-sectional research design and purposive sampling technique. Data analysis was conducted using univariate and bivariate approaches with the Spearman correlation test. Results: The univariate analysis showed that 21.7% of students experienced no anxiety, 16.7% mild anxiety, 20.8% moderate anxiety, 20.8% severe anxiety, and 20.0% extreme anxiety. Most students (52.5%) were also found to receive high levels of peer social support. The bivariate analysis revealed a significant negative relationship between peer social support and anxiety levels (p = 0.009; r = -0.236). Conclusion: There is a significant negative relationship between peer social support and anxiety levels among first year medical students of Jenderal Soedirman University, indicating that higher levels of peer support are associated with lower levels of anxiety. Keywords: peer social support, anxiety levels, first year students, medical students |
| Kata kunci | dukungan sosial teman sebaya, tingkat kecemasan, mahasiswa tahun pertama, pendidikan dokter |
| Pembimbing 1 | Arfi Nurul Hidayah, S.Psi, M.Psi |
| Pembimbing 2 | Dr. dr. Amalia Muhaimin, M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2025-11-22 04:06:52.151432 |