| NIM | J1D021007 |
| Namamhs | NIKEN MEISA PUSPITASARI |
| Judul Artikel | ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI SOSIAL DI KALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor yang melatarbelakangi penggunaan alih kode dan campur kode dalam komunikasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan mahasiswa yang diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk alih kode dan campur kode, kemudian menafsirkan faktor penyebabnya berdasarkan teori sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk alih kode, yaitu alih kode internal dan alih kode eksternal, dengan alih kode internal sebagai bentuk yang paling dominan. Sementara itu, campur kode yang ditemukan terdiri atas campur kode internal, eksternal, dan campur kode campuran, dengan dominasi pada campur kode internal. Faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode meliputi faktor penutur, mitra tutur, kebahasaan, pribadi pembicara, perubahan topik, dan situasi komunikasi. Fenomena ini mencerminkan adanya kemampuan bilingual mahasiswa serta kesadaran terhadap konteks sosial dalam berkomunikasi. Dengan demikian, penggunaan alih kode dan campur kode dipandang bukan sebagai penyimpangan bahasa, melainkan sebagai strategi komunikasi dan ekspresi sosial yang wajar dalam masyarakat multilingual. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to describe the forms and factors underlying the use of code-switching and code-mixing in the communication of students in the Indonesian Language Education Study Program, Jenderal Soedirman University. This research employed a descriptive qualitative method, with data consisting of students’ utterances obtained through observation and documentation. The data were analyzed by identifying the forms of code-switching and code-mixing and interpreting the causal factors based on sociolinguistic theory. The results show that there are two forms of code-switching, namely internal code-switching and external code-switching, with the internal type being the most dominant. Meanwhile, the code-mixing found in this study consists of internal, external, and mixed code-mixing, in which internal code-mixing occurs most frequently. The factors influencing the occurrence of code-switching and code-mixing include the speaker, interlocutor, linguistic factors, personal background, topic changes, and communication situation. This phenomenon reflects students’ bilingual ability and their awareness of social context in communication. Therefore, the use of code-switching and code-mixing is not considered a linguistic deviation, but rather a natural communicative strategy and a form of social expression within a multilingual society. |
| Kata kunci | alih kode, campur kode, mahasiswa, peristiwa bahasa, sosiolinguistik |
| Pembimbing 1 | Dra. Dyah Wijayawati, M.Pd. |
| Pembimbing 2 | Lalita Melasarianti, S.Pd., M.Pd |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 23 |
| Tgl. Entri | 2025-11-21 10:17:34.352821 |
|---|