Artikel Ilmiah : F1A022022 a.n. ALISSA ZAKIAH RAJABANI

Kembali Update Delete

NIMF1A022022
NamamhsALISSA ZAKIAH RAJABANI
Judul ArtikelGENERATION X'S BELIEF IN THE LAW OF ATTRACTION (LOA) AMID THE UNCERTAINTY OF MODERN SOCIETY
Abstrak (Bhs. Indonesia)Hukum tarik-menarik (law of attraction) adalah konsep yang menjadi keyakinan bagi sebagian orang ketika ingin mewujudkan keinginannya. Kehidupan masyarakat modern yang semakin dinamis menyebabkan LoA menjadi strategi dalam pola pikir, motivasi, dan perilaku individu untuk meraih tujuan. Konsep ini berkaitan dengan teori self-fulfilling prophecy yang dikemukakan Robert K.
Merton pada tahun 1948. la menyatakan bahwa keyakinan atau ekspektasi seseorang dapat mendorongnya untuk bertindak sedemikian rupa sehingga ekspektasi tersebut akhimnya menjadi kenyataan. Pandangan ini juga diyakini Generasi X yang menjadi agen asuransi. Studi ini
mengeksplorasi pemahaman para agen asuransi terhadap LoA yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tiga informan yang telah bekerja sebagai agen asuransi di Perusahaan Z. Para informan meyakini bahwa berbagai pencapaian mereka merupakan hasil praktik LoA yang dilakukan secara konsisten. Selain itu, LoA juga telah memengaruhi cara berpikir mereka dan menjadi andalan informan ketika menjalani pekerjaannya. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa meyakini LoA adalah tindakan yang rasional, walau metode penerapannya tidak berbentuk konkrit karena bertumpu pada pengaruh alam bawah sadar yang menjadi strategi adaptif ketika menghadapi ketidakpastian hidup.
Temuan ini juga menunjukkan bahwa di tengah
modernisasi, sebagian individu masih berada pada tahap metafisik dengan memercayai konsep abstrak seperti LoA, ini menandakan bahwa perkembangan menuju masyarakat tahap positif tidak berlangsung merata.
Abtrak (Bhs. Inggris)The law of attraction is a concept that some people rely on to realize their desires. The increasingly dynamic nature of modern society has led to the Law of Attraction becoming a strategy in individuals' mindsets, motivations, and behaviours, enabling them to achieve their goals. This concept is related to the self-fulfilling prophecy theory proposed by Robert K. Merton in 1948. He stated that a person's beliefs or expectations can motivate them to act in such a way that those expectations ultimately become reality. This view is also held by Generation X, who are insurance agents. This study examines insurance agents' understanding of the LoA as it is applied in their daily work. This study employed a qualitative method, conducting in-depth interviews with three informants who have worked as insurance agents at Company Z. The informants believe that their various achievements are the result of consistent LoA practice. In addition, LoA has also influenced their way of thinking and has become a mainstay of the informants when carrying out their work. This phenomenon demonstrates that believing in LoA is a rational action. However, the method of implementation is not concrete, as it relies on the influence of the subconscious, which becomes an adaptive strategy when facing life's uncertainties. This finding also shows that, amidst modernization, some individuals remain at the metaphysical stage, believing in abstract concepts such as LoA. This indicates that development towards a positive stage of society is not occurring evenly.
Kata kunciGeneration X; law of attraction; self-fulfilling prophecy; life's uncertainties
Pembimbing 1Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Nanang Martono, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2025
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2025-11-21 09:42:34.352456
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.