Artikel Ilmiah : A1A021075 a.n. MUHAMMAD DAFFA' AL-FATH DALIMUNTE
| NIM | A1A021075 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD DAFFA' AL-FATH DALIMUNTE |
| Judul Artikel | Tingkat Kepuasan petani Terhadap Padi Inpago Unsoed Protani di Kelompok Tani Tirta Marga Mulyo Desa Bojanegra Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Padi Inpago Unsoed Protani merupakan teknologi hasil pemuliaan padi yang memiliki keunggulan lebih dibandingkan padi pada umumnya. Kelompok Tani Tirta marga Mulyo, telah mengadopsi Padi Inpago Protani sebagai varietas unggul yang digunakan dalam aktivitas bertani, penggunaan Padi Inpago Unsoed Protani tentunya harus terus dilakukan evaluasi dan perbaikan dari pengembang varietas agar penggunaannya lebih maksimal, namun penggunaan ini belum diketahui tingkat kepuasannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui tingkat kepentingan petani Kelompok Tani Tirto Marga Mulyo terhadap Padi Inpago Unsoed Protani, (2) Mengetahui tingkat kepuasan petani Kelompok Tani Tirto Marga Mulyo terhadap Padi Inpago Unsoed Protani, (3) Mengetahui langkah perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan penggunaan varietas Padi Inpago Unsoed Protani oleh petani Kelompok Tani Tirto Marga Mulyo. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2025 di Desa Bojanegara, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, dengan anggota Kelompok Tani Tirta Marga Mulyo sebagai fokus penelitian ini, dengan total sampel 46 anggota Kelompok. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dengan menggunakan aplikasi R Studio. Hasil Penelitian menunjukan (1) tingkat kepentingan petani terhadap penggunaan Padi Inpago Unsoed Protani memiliki rata-rata sebesar 4,39, dengan atribut yang berada di atas rata-rata tingkat kepentingan berdasarkan diagram analisis IPA meliputi hasil produksi, optimalisasi input, umur tanaman, hasil anakan, respon terhadap pupuk, kualitas gabah, kualitas benih, kegagalan panen rendah, ketahanan hama dan penyakit, ketahanan rebah, daya tahan terhadap perubahan iklim, penyimpanan, kemudahan budidaya, harga jual, penampilan gabah, warna beras, bentuk beras, dan rasa nasi. (2) tingkat kepuasan petani terhadap Padi Inpago Unsoed Protani memiliki rata-rata sebesar 4,05, dengan atribut di atas rata-rata tingkat kepuasan berdasarkan hasil diagram analisis IPA meliputi optimalisasi input, hasil anakan, respon terhadap pupuk, kualitas benih, kegagalan panen rendah, ketahanan hama dan penyakit, ketahanan rebah, daya tahan terhadap perubahan iklim, penyimpanan, kemudahan budidaya, bentuk beras, rasa nasi, tekstur nasi, dan aroma nasi. (3) hasil analisis Importance Performance Analysis terdapat enam atribut prioritas perbaikan, yaitu harga jual, penampilan gabah, warna beras, umur tanaman, kualitas gabah, dan hasil produksi. Upaya perbaikan difokuskan pada peningkatan harga jual melalui kebijakan harga gabah dan akses pasar; peningkatan kualitas dan penampilan gabah lewat pelatihan pascapanen serta penggunaan alat modern; perbaikan warna beras melalui pengeringan, penyosohan, dan inovasi varietas; pengaturan umur tanaman melalui budidaya efisien; serta peningkatan hasil produksi lewat sarana, teknologi, dan pendampingan penyuluh. Sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah, dan pengembang varietas menjadi kunci peningkatan mutu, produktivitas, dan kepuasan petani secara berkelanjutan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Inpago Protani rice is a technological innovation resulting from the breeding of a new superior rice variety that offers greater advantages compared to conventional rice. The Tirta Marga Mulyo Farmers Group has adopted Inpago Protani as the primary variety in their farming activities. However, its utilization requires continuous evaluation and improvement by breeders to optimize performance, while the level of farmer satisfaction with its use has not yet been fully understood. This study aims to (1) assess the level of importance of Inpago Protani rice attributes as perceived by the farmers of the Tirta Marga Mulyo Farmers Group, (2) evaluate their level of satisfaction, and (3) identify improvement strategies to enhance the performance and sustainability of Inpago Protani adoption. The study employed a survey method and was conducted in April–May 2025 in Bojanegara Village, Padamara Sub-district, Purbalingga Regency, with a sample of 46 farmer members of the Tirta Marga Mulyo Farmers Group. Data analysis was carried out using descriptive statistics and the Importance Performance Analysis (IPA) approach with the support of R Studio software. The research results show that (1) the importance level of farmers toward the use of Inpago Unsoed Protani rice variety has an average score of 4.39, with attributes above the average based on the IPA analysis diagram including yield, input optimization, plant age, number of tillers, fertilizer response, grain quality, seed quality, low crop failure, pest and disease resistance, lodging resistance, climate adaptability, storage, ease of cultivation, selling price, grain appearance, rice color, rice shape, and rice taste. (2) The satisfaction level of farmers with Inpago Unsoed Protani rice has an average score of 4.05, with attributes above the average including input optimization, number of tillers, fertilizer response, seed quality, low crop failure, pest and disease resistance, lodging resistance, climate adaptability, storage, ease of cultivation, rice shape, rice taste, rice texture, and aroma. (3) The Importance Performance Analysis (IPA) identified six priority attributes for improvement: selling price, grain appearance, rice color, plant age, grain quality, and yield. Improvement efforts should focus on increasing the selling price through fair pricing policies and market access; enhancing grain quality and appearance through post-harvest training and modern equipment; improving rice color through better drying, milling, and varietal innovation; optimizing plant age through efficient cultivation practices; and increasing yield through improved facilities, technology, and agricultural extension support. Collaboration among farmers, extension agents, government, and variety developers is essential to enhance quality, productivity, and farmer satisfaction sustainably. |
| Kata kunci | Tingkat Kepuasan Petani. Inpago Unsoed Portani. Importance Performance Analysis. |
| Pembimbing 1 | Dr. Akhmad Rizqul Karim, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Rifki Andi Novia, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 89 |
| Tgl. Entri | 2025-11-20 13:42:40.505071 |